Kunci Jawaban Pendidikan Budaya Melayu Riau, BMR Kelas 11 Bab 8 :Teknologi Perkapalan
Theo Rizky August 07, 2026 11:29 AM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut kunci jawaban dalam soal Pendidikan Budaya Melayu Riau (BMR) kelas 11 Bab 8 tentang teknologi perkapalan

Namun sebelum siswa melihat kunci jawaban, sebaiknya kerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu.

Kunci jawaban nantinya digunakan sebagai bahan pembanding untuk mengukur kemampuan siswa.

Pendidikan BMR merupakan mata pelajaran muatan lokal (Mulok) di Riau.

Simak Soal dan kunci jawaban BMR kelas 11 Bab 8 serta pembahasan dilansir dari budayamelayuriau.org:

1. Teknologi perkapalan terus berkembang, begitu pula alat penggeraknya. Berikut adalah jenis kapal yang digerakkan tanpa menggunakan mesin, kecuali…

a. sampan 
b. lancang 
c. jung
d. jalur
e. pompong

Jawaban: e. pompong

2. Membuat kapal yang kokoh tentu disokong dengan struktur bangunan yang kuat. Berikut adalah struktur penting dalam pembuatan kapal, kecuali…

a. lunas 
b. dayung 
c. linggi
d. gading-gading
e. panggar

Jawaban: b. dayung

3. “Bila hidup tidak sehati, bagaikan perahu tidak berkemudi.” “Kemudi” dalam pribahasa ini bermakna…

a. pemimpin 
b. masyarakat 
c. ulama
d. negeri
e. lembaga

Jawaban: a. pemimpin

4. Kapal berukuran besar dan mampu menampung beban berkisar 200-1.500 ton dengan jarak tempuh antar samudera dinamakan…

a. pompong 
b. lancang 
c. penjajab
d. jung
e. jalur

Pembahasan: 
Di Riau, kapal berukuran besar disebut dengan istilah Jung. Istilah ini dipakai untuk penyebutan kapal laut yang besar biasanya dipakai untuk berdagang ataupun untuk berperang. Jung memuat beban berkisar 200-1500 ton dan mampu menempuh jarak antar samudra. Jung dibuat menggunakan kayu sebagai bahannya. Sepasang kemudi terpasang di buritan. Di atas geladak dibangun sebuah rumah. Jung juga dikisahkan dipakai Laksamana Hang Tuah untuk menguasai Majapahit di pulau Jawa.

Jawaban: d. jung

5. Kapal menjadi inspirasi bagi orang Melayu yang diabadikan dalam karya sastra lisan. Berikut adalah cerita yang berkaitan dengan kapal, kecuali…

a. kisah pengembaraan Panglima Awang
b. lancang kuning
c. syair pelayaran Engku Putri ke Lingga
d. peperangan Tuanku Tambusai
e. Syair Surat Kapal

Pembahasan:
Peradaban maritim tidak dapat dielakkan dari laut dan pulau-pulau. Dalam peradaban maritim, kapal menjadi sumber inspirasi dalam berbagai hal. Termasuk dalam karya sastra, nama kapal dibahas dan didalami secara khusus. Sebut saja kata kapal yang ada dalam sejarah Nuh, kisah Lancang Kuning, kisah pengembaraan Panglima Awang yang masyhur, syair pelayaran Engku Putri ke Lingga, dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Jawaban Esai BMR Kelas IX SMP/MTs Bab 7 Kreasi Makanan dan Minuman Melayu Riau
Dalam beberapa aktivitas kehidupan orang Melayu, karya sastra sering kali muncul. Wujudnya terkadang bergabung dengan ritual dan upacara. Di alam Melayu, karya sastra dalam bentuk sejarah, mengisahkan kapal dalam versi yang beragam. misalnya, bahan dari sisa pembuatan kapal dikisahkan menjadi ikan yang dinamakan sibahan di lingkungan orang-orang Melayu Tapung, pengisahan di daerah lain mungkin saja berbeda. Kapal dikisahkan menjadi pulau dalam kisah-kisah kedurhakaan. kisah asal mula pulau Dedap, pulau Halang, negeri-negeri di Kampar dalam cerita Si Lancang, dan masih banyak versi lainnya.

Dalam kisah-kisah jenaka Yong Dolah, kapal wujud sebagai kemewahan dan kemegahan. Kepiawaian Yong Dolah sebagai tukang cerita, menjadikan kapal sebagai ruang kehidupan lain yang belum pernah diketahui oleh orang-orang di Bengkalis. Kemegahan dan kemewahan kapal dalam pengisahannya menjadi imajinasi dalam benak pendengarnya. Gambaran pesatnya perkembangan teknologi perkapalan di Riau wujud secara jelas melalui penciptaan karya-karya sastra itu. 

Jawaban: e. Syair Surat Kapal

6. Banyak cerita rakyat di Riau yang menggambarkan kapal sebagai ukuran kemewahan dan kekayaan. Berikut adalah cerita rakyat di Riau yang bertemakan kapal dan anak durhaka…

a. Dedap Durhaka
b. Si Lancang
c. Batang Tuaka
d. asal mula Pulau Halang
e. a, b, dan c benar

Pembahasan:
Semua cerita pada jawaban a, b, dan c berkisah tentang kapal dan anak durhana. Klik tautan untuk membaca ceritanya.

Jawaban: e. a, b, dan c benar

7. Biduk adalah sejenis perahu yang biasanya digunakan untuk mencari ikan atau untuk muatan barang. Berikut adalah rangka dasar biduk, kecuali…

a. lunas 
b. sauk atau linggi 
c. gading-gading
d. layar
e. a, b, dan c benar

Pembahasan:
Rangka dasar biduk terdiri dari lunas, sauk (linggi) dan gading-gading. Lunasnya berupa kayu beroti panjang yang menjadi dasar biduk. Lunas ini berfungsi untuk bagian bawah lambung biduk agar tidak mudah rusak ketika melanggar benda keras. Gading-gading merupakan rangka biduk yang disusun di atas lunas tempat menimbal papan yang membentuk lambungnya, bentuknya seperti huruf V atau U. Sauk adalah kayu yang didirikan di haluan dan di buritan yang ketinggiannya sama dengan birai biduk. Di antara dua birai papan ditimbal dengan kulit pohon gelam untuk menahan biduk dari luapan air. Sedangkan untuk menutup lubang paku, pasak dan sambungan kayu dan papan digunakan gala-gala agar biduk tidak bocor. Di bagian dalam lambung dipasang kayu beroti berukuran 3 cm x 5 cm yang disebut setal, pada sebelah kiri dan kanan cabang gading-gading, memanjang dari haluan ke buritan. Di atas setal inilah papan lantai disusun. Pendayung dan penumpang duduk di atas lantai ini.

Jawaban: d. layar

8. Sebagai wilayah yang berdaulat di bawah perintah kerajaan, Riau memiliki perahu yang khusus dibuat untuk berperang. Perahu perang tersebut dinamakan…

a. perahu balang 
b. perahu kajang 
c. perahu layar
d. perahu buluh
e. perahu jalur

Pembahasan:
Perahu balang adalah perahu yang digunakan untuk berperang. 
Perahu kajangan digunakan untuk membawa muatan dan khusus digunakan di sungai. 
Perahu jalur adalah perahu yang digunakan di sungai dan terbuat dari sebatang kayu utuh. 
Perahu layar adalah perahu yang diberi layar contohnya perahu kajang, perahu payang, dan perahu balang
Perabu buluh adalah perahu yang terbuat dari buluh/bambu umumnya digunakan di sungai.

Jawaban: a. perahu balang

9. Jenis perahu layar yang digunakan oleh nelayan untuk menangkap ikan di laut adalah

a. perahu kajang
b. perahu belungkang
c. perahu jalur 
d. perahu payang
e. perahu layar

Pembahasan:
Jenis perahu layar yang digunakan oleh nelayan untuk menangkap ikan di laut dalam dinamakan perahu payang. Payang biasanya berukuran panjang 10-13 m panjang dan lebar lambung 1,8-2,4 m. Perahu payang dapat memuatkan antara 20-25 orang awak. Payang menggunakan dua jenis layar yaitu layar agung dan layar topang. Lubang tiang layar topang terdapat pada papan endang di bagian haluan, di bawah papan ketam. Lubang untuk tiang layar agung terdapat di papan sangga layar pada jarak dua atau tiga petak ke belakang dari bagian papan endang. Di bagian atas haluan payang terdapat bangau dan okok. Bangau dan okok ini digunakan untuk menyangga tiang layar atau sangga bagi tali semasa menarik sauh atau pukat. 

Jawaban: d. perahu payang

10. Dalam kehidupan orang Melayu Bengkalis dikenal peribahasa jung pecah hiu kenyang. Makna dari peribahasa tersebut adalah…

a. struktur bangunan kapal yang tidak sesuai dengan aturan yang seharusnya
b. dalam keadaan kacau, huru-hara, ada orang yang mendapat keuntungan dari kekacauan tersebut
c. mendapat kemalangan dan keuntungan
d. kekacauan membuat seseorang merugi dan dimanfaatkan orang lain
e. mendapatkan kapal tiris 

Jawaban: b. dalam keadaan kacau, huru-hara, ada orang yang mendapat keuntungan dari kekacauan tersebut

11. Rangka atau penguat konstruksi kapal secara melintang sekaligus tempat melekatkan kulit atau lambung kapal agar bentuk kapal tidak berubah disebut…

a. lunas 
b. linggi 
c. geladak
d. buaya-buaya
e. gading-gading

Pembahasan:
Lunas berupa kayu beroti panjang yang menjadi dasar biduk. Lunas berfungsi untuk bagian bawah lambung biduk agar tidak mudah rusak ketika melanggar benda keras.

Linggi atau sauk adalah kayu yang didirikan di haluan dan di buritan kapal yang ketinggiannya sama dengan birai biduk.

Geladak merupakan lantai kapal. Jenis-jenis geladak tergantung dari banyaknya geladak yang ada di kapal tersebut. Pada umumnya geladak yang berada di paling bawah dinamakan geladak dasar serta geladak yang di atas dinamakan geladak atas atau geladak utama

Gading-gading merupakan rangka biduk yang disusun di atas lunas tempat menimbal papan yang membentuk lambungnya, bentuknya seperti huruf V atau U.

Jawaban: a. lunas

12. Kayu yang dipasang pada bagian bawah sampan atau perahu yang berfungsi sebagai kerangka disebut…

a. lunas 
b. linggi 
c. geladak
d. buaya-buaya
e. gading-gading

Jawaban: a. lunas

( Tribunpekanbaru.com )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.