Wapres Tinjau Jembatan di Aceh Tengah, BPJN: Progres 95 Persen dan Siap Diresmikan 17 Agustus
Mawaddatul Husna August 07, 2026 02:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Desa Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Kamis (6/8/2026). 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung progres pemulihan pascabencana serta pengerjaan peningkatan fisik infrastruktur di Jalan nasional Takengon, Kabupaten Aceh Tengah- Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.

Dalam kesempatan tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Mulyadi, memaparkan secara detail progres pembangunan permanen Jembatan Lumut kepada Wapres RI.

Mulyadi menjelaskan bahwa pengerjaan fisik Jembatan Lumut saat ini telah mencapai 95 persen dan hanya menyisakan tahap akhir berupa pengaspalan.

"Progres hari ini sudah mencapai 95 persen dan tinggal menunggu pengaspalan.

Pengerjaan pengaspalan kami rencanakan mulai minggu depan, sekitar tanggal 12 hingga paling lambat 15 Agustus.

Sehingga jembatan ini siap diresmikan pada 17 Agustus mendatang sesuai jadwal awal," ujar Mulyadi di lokasi.

Ia menceritakan bahwa penanganan Jembatan Lumut telah dimulai sejak November tahun lalu pascabencana banjir. 

Penanganan diawali dengan tanggap darurat dan pembersihan sedimen atau akumulasi material banjir yang sempat menutupi lantai jembatan.

Untuk penanganan permanen, BPJN Aceh melakukan metode jacking atau pengangkatan struktur guna mengembalikan elevasi jembatan ke posisi ideal.

"Elevasi ideal jembatan ini berada pada ketinggian 5 hingga 6 meter dari muka dasar air.

Karena sempat tertimbun material banjir, kami melakukan proses jacking untuk peninggian jembatan, perbaikan tiang yang terobos, pengecatan ulang, hingga pengaspalan," jelasnya.

Lebih lanjut, Mulyadi mengungkapkan bahwa Wapres Gibran meminta agar seluruh proses pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan di lintasan Bireuen–Takengon hingga Bener Meriah dipercepat.

Wapres Beri Atensi Khusus Terkait Kelangkaan Semen

Selain itu, terkait kendala kelangkaan semen yang sempat menghambat pengerjaan infrastruktur di Aceh, Mulyadi menyebutkan bahwa Wapres memberikan atensi khusus untuk mendorong koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

"Pak Wapres meminta penanganan pascabencana ini dipercepat. Terkait kendala kelangkaan semen di Aceh, beliau memberi atensi dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Termasuk jajaran daerah, agar pasokan dan harga semen kembali stabil demi kelancaran pembangunan," demikian Mulyadi. (*)

Baca juga: Dampingi Wapres di Lumut, Bupati Aceh Tengah Usulkan Penanganan Bencana hingga Alkes RSUD Datu Beru

Baca juga: Baitul Mal Aceh Tengah Kembali Salurkan Dua Kursi Roda untuk Warga Kurang Mampu di Kebayakan & Bies

Baca juga: Mantapkan Tata Kelola APBD 2026, BPKK Aceh Tengah Kumpulkan Puluhan PPK dan Bendahara

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.