Honda DBL 2026-2027 Resmi Dibuka di Surabaya, 139 Tim dari 94 Sekolah Ikut Bertanding
Rendy Nicko Ramandha August 07, 2026 04:57 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SURABAYA – Kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia kembali bergulir. Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 resmi dibuka di Surabaya, Kamis (6/8/2026), dengan ribuan penonton memadati DBL Arena.

Surabaya dipilih sebagai kota pembuka untuk ke-22 kalinya. Kota Pahlawan ini merupakan tempat pertama kali Developmental Basketball League digelar pada 2004, sekaligus awal lahirnya ekosistem basket pelajar terbesar di Indonesia.

139 Tim dari 94 Sekolah Berlaga di DBL Surabaya 2026

Musim ini DBL Surabaya masuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Sebanyak 139 tim dari 94 sekolah ikut serta.

Peserta tidak hanya dari Surabaya. Sekolah dari Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Jombang, dan Lamongan juga turun. Untuk pertama kalinya, Bangkalan mengirim wakil melalui SMAN 2 dan SMAN 3 Bangkalan.

Baca juga: Badai Lumpuhkan Listrik Chicago, DBL All Star 2026 Tetap Latihan 3 Jam di Tengah Gelap

Direktur DBL Indonesia, Masany Audri, mengatakan Surabaya memiliki makna historis bagi DBL.
"Tahun ini kami sangat antusias kembali membuka rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day di Surabaya. Kota ini memiliki sejarah yang sangat penting bagi DBL karena menjadi tempat semuanya dimulai," ujarnya.

Mengusung Tema "Home of The Dreamers"

Tahun ini DBL mengusung tema _Home of The Dreamers_. Menurut Masany, DBL tidak hanya soal mencetak juara, tetapi membangun karakter pelajar.

"Sebagian besar pemain DBL nantinya akan menjadi profesional di berbagai bidang. Yang ingin kami bangun adalah nilai-nilai disiplin, kerja keras, kepemimpinan, sportivitas, kerja sama, hingga tanggung jawab," kata Masany.

Sejak 2004, DBL juga menjadi kompetisi pertama di Indonesia yang menerapkan konsep _student-athlete_. Prestasi akademik melalui evaluasi nilai rapor menjadi syarat utama peserta. Konsep itu masih dipertahankan hingga musim ke-22.

Dorong Budaya Suporter Positif

Sebagai bagian pembinaan, DBL Indonesia menggelar _Supporter Gathering_ sebelum kompetisi dimulai. Kegiatan ini mempertemukan suporter dari berbagai sekolah untuk membangun respek dan kebersamaan.

Baca juga: DBL All Star 2026 Juara Putri dan Peringkat 3 Putra di National Summer Classic Chicago

"Kami ingin budaya kompetisi di DBL selalu berjalan berdampingan dengan budaya saling menghormati. Rivalitas boleh saat bertanding, tapi di luar lapangan harus ada respek," lanjut Masany.

Dapat Pengakuan dari Kemendikdasmen

Perjalanan DBL dalam pembinaan pelajar mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tahun ini DBL dikurasi Pusat Prestasi Nasional dan diakui sebagai wadah pengembangan talenta peserta didik.[Puspresnas]

Kepala Puspresnas, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, menyebut DBL berkontribusi pada pengembangan peserta didik secara utuh.
"DBL tidak semata-mata menyelenggarakan kompetisi, tetapi juga berkontribusi melalui pendekatan yang berpusat pada murid, inklusif, kolaboratif, serta berkelanjutan," ujar Maria.

Musim 2026-2027, DBL akan digelar di 31 kota dari 22 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

(TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.