Condong Pilih Brasil, India Terancam Didenda Ratusan Juta Jika Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Drajat Sugiri August 07, 2026 04:57 PM

TRIBUNNEWS.COM – Timnas India berada dalam dilema jelang bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026. Federasi Sepak Bola India (AIFF) dikabarkan lebih condong memilih menggelar laga persahabatan melawan Brasil dibanding mengikuti turnamen resmi FIFA tersebut.

Apabila benar-benar membatalkan keikutsertaan, India terancam dikenai sanksi denda hingga ratusan juta rupiah sesuai regulasi FIFA ASEAN Cup 2026.

FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi edisi perdana turnamen resmi FIFA untuk kawasan Asia Tenggara dan dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 3 Oktober 2026.

Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Premier Division (Divisi 1), sedangkan Hong Kong menjadi penyelenggara Challenge Division (Divisi 2).

Sebanyak 14 negara dijadwalkan ambil bagian dalam turnamen tersebut.

Premier Division diikuti delapan tim yang terbagi ke dalam dua grup, masing-masing berisi empat peserta. Setiap tim memainkan tiga pertandingan pada fase grup dengan format single round robin, sebelum dua juara grup bertemu di partai final.

Sementara itu, Challenge Division diikuti enam tim yang dibagi ke dalam dua grup berisi tiga peserta. Masing-masing tim memainkan dua laga di fase grup sebelum dua juara grup memperebutkan gelar.

JELANG LAGA - Suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, jelang laga final FIFA Series yang mempertemukan Indonesia vs Bulgaria, Senin (30/3/2026).
JELANG LAGA - Suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, jelang laga final FIFA Series yang mempertemukan Indonesia vs Bulgaria, Senin (30/3/2026). (Tribunnews.com/Abdul Majid)

India bimbang

Karena masuk dalam kalender pertandingan internasional FIFA, setiap peserta praktis hanya memiliki alokasi pertandingan yang terbatas selama periode tersebut.

Situasi inilah yang membuat AIFF berada dalam posisi sulit.

Menurut laporan KhelNow, India berencana menggelar laga persahabatan melawan Brasil pada 3 Oktober 2026 di Stadion Vivekananda Yuva Bharati Krirangan (VYBK), Kolkata.

Pertandingan itu akan menjadi kunjungan pertama tim Samba ke India dan disebut sebagai salah satu agenda paling bergengsi sekaligus paling mahal dalam sejarah sepak bola India.

Baca juga: Ikuti Jejak Indonesia, Argentina Dukung Gianni Infantino Bertahan Jadi Presiden FIFA

AIFF sempat mengusulkan kepada FIFA agar diizinkan menurunkan dua skuad berbeda, satu untuk FIFA ASEAN Cup 2026 dan satu lagi menghadapi Brasil.

Namun, usulan tersebut dikabarkan tidak mendapat persetujuan FIFA.

Akibatnya, AIFF harus memilih salah satu agenda sebelum batas akhir pendaftaran peserta FIFA ASEAN Cup 2026.

Sejumlah laporan menyebut India kini lebih condong mempertahankan laga uji coba melawan Brasil dibanding mengikuti turnamen FIFA ASEAN Cup.

Terancam denda ratusan juta

Keputusan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 bukan tanpa konsekuensi.

Berdasarkan regulasi resmi turnamen, asosiasi anggota yang membatalkan keikutsertaan 30 hari atau lebih sebelum pertandingan pertama akan dikenai denda minimal 15.000 franc Swiss (CHF) atau sekitar Rp331 juta.

Sementara itu, apabila pembatalan dilakukan kurang dari 30 hari sebelum laga perdana, sanksinya meningkat menjadi 20.000 CHF, setara sekitar Rp441 juta.

Selain sanksi finansial, keputusan India juga berpotensi memengaruhi komposisi peserta FIFA ASEAN Cup 2026 apabila AIFF benar-benar memilih mengutamakan pertandingan persahabatan melawan Brasil.

Pembagian Grup FIFA ASEAN Cup 2026

Divisi 1 (Indonesia)

Grup A

  • Indonesia (Ranking 117)
  • Malaysia (Ranking 136)
  • India (Ranking 138)
  • Singapura (Ranking 148)

Grup B

  • Thailand (Ranking 94)
  • Vietnam  (Ranking 99)
  • Filipina (Ranking 135)
  • Pakistan  (Ranking 198)

Divisi 2 (Hong Kong)

Grup A

  • Hong Kong (Ranking 156)
  • Myanmar (Ranking 158)
  • Brunei Darussalam (Ranking 194)

Grup B

  • Kamboja (Ranking 175)
  • Laos (Ranking 185)
  • Timor Leste (Ranking 201)

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.