RS Pusri Palembang Ungkap Alasan Pecat Dokter Tamara yang Viral Nyinyir Pasien BPJS, Turun Bintang
Welly Hadinata August 07, 2026 05:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Manajemen Rumah Sakit (RS) Pusri Palembang mengungkap alasan di balik keputusan menghentikan kerja sama dengan dokter Tamara Dewi Jasmine setelah komentar yang diunggahnya di media sosial menjadi viral dan menuai sorotan publik.

Dokter Tamara menjadi perhatian setelah memberikan komentar yang dinilai tidak berempati terhadap almarhum Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS yang sebelumnya mengeluhkan penanganan kamar hingga akhirnya meninggal dunia.

Humas RS Pusri, Diah Dwi Anugrah, mengatakan keputusan pemberhentian diambil setelah manajemen melakukan evaluasi dan meminta klarifikasi kepada dokter yang bersangkutan.

Menurutnya, komentar tersebut telah berdampak terhadap citra rumah sakit.

"Rumah sakit ada imbasnya dari peristiwa ini. Banyak komentar di sana dan membuat rating rumah sakit menjadi turun," katanya.

Meski demikian, Diah memastikan pelayanan kesehatan di RS Pusri tetap berjalan normal dan tidak terganggu oleh polemik tersebut.

"Pelayanan tidak ada dampak sama sekali. Pasien tetap berobat seperti biasa," tegasnya.

Ia juga menegaskan seluruh dokter dan tenaga kesehatan di RS Pusri tetap menjunjung tinggi empati, profesionalisme, serta memberikan pelayanan tanpa membedakan latar belakang pasien.

"Tanpa melihat latar belakang pasien, kami tetap menjalankan pelayanan kesehatan sesuai standar dan SOP. Jadi pelayanan tidak ada dampak sama sekali, pasien tetap berobat seperti biasa," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.