TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Anggota Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPRK Teluk Bintuni, Maikel Igomu, mendesak Dinas Kesehatan setempat segera meningkatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan di Distrik Moskona Timur.
Ia menilai kondisi pelayanan kesehatan di wilayah pedalaman tersebut masih jauh dari harapan masyarakat dan membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah.
Maikel menekankan bahwa peningkatan layanan harus dilakukan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, penambahan tenaga kesehatan, serta dukungan anggaran yang berpihak kepada masyarakat di distrik terpencil.
“Rumah dinas untuk tenaga medis di Moskona Timur sudah banyak yang rusak. Saya mendesak OPD terkait agar segera memperbaikinya sehingga tenaga kesehatan dapat bekerja dengan nyaman dalam memberikan pelayanan,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).
Selain perbaikan rumah dinas, ia meminta penambahan tenaga kesehatan, termasuk penempatan minimal satu dokter tetap di Moskona Timur.
Baca juga: Warga Moskona Utara Jauh Sampaikan Aspirasi Prioritas dalam Reses Maikel Igomu
Kehadiran dokter, menurutnya, sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses medis.
Ia juga mengusulkan pengadaan satu unit ambulans untuk mendukung mobilitas tenaga kesehatan di wilayah pedalaman.
Maikel menilai peningkatan anggaran kesehatan di Moskona Timur harus menjadi prioritas, mengingat Dinas Kesehatan mengelola dana cukup besar, termasuk Dana Otonomi Khusus (Otsus).
“Dana Otsus harus benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama di bidang kesehatan. Sebagian besar Orang Asli Papua tinggal di distrik dan kampung-kampung, sehingga pelayanan kesehatan harus diperkuat,” tegasnya.
Tak hanya sektor kesehatan, Maikel juga menyoroti kondisi fasilitas pendidikan di sejumlah distrik yang masih membutuhkan pembangunan maupun rehabilitasi.
Ia berharap pemerintah daerah memberi perhatian seimbang terhadap pembangunan fasilitas umum, baik pendidikan maupun kesehatan.
Lebih lanjut, ia mengkritik minimnya kehadiran organisasi perangkat daerah (OPD) di lapangan.
Baca juga: Respons Hasil Reses DPR PB, Bupati Yohanis Manibuy Perintahkan OPD Turun ke Kampung
Menurutnya, banyak persoalan masyarakat tidak segera ditindaklanjuti karena OPD hanya menerima laporan tanpa melakukan pengecekan langsung.
“Sering kali aspirasi masyarakat kami sampaikan, tetapi OPD tidak turun langsung melihat kondisi di lapangan. Akibatnya, persoalan dianggap tidak sesuai fakta, padahal itu nyata,” katanya.
Maikel menegaskan persoalan di Moskona Timur berpotensi terjadi di banyak distrik lain, terutama wilayah pegunungan dan pesisir yang jauh dari pusat pemerintahan.
Meski mengapresiasi inovasi pemerintah di sektor pendidikan, ia menilai sektor kesehatan masih memerlukan perhatian lebih serius, khususnya dalam pemanfaatan Dana Otsus.
Ia berharap Dinas Kesehatan segera turun langsung ke distrik terpencil untuk melihat kondisi riil dan menyusun langkah konkret.
“Keamanan di Moskona Timur saat ini aman dan kondusif. Pendidikan juga mulai berjalan dengan baik. Sekarang yang perlu dimaksimalkan adalah pelayanan kesehatan. Saya berharap Dinas Kesehatan segera turun langsung agar mengetahui kebutuhan masyarakat secara nyata,” pungkasnya.