Liputan6.com, Jakarta - Hoaks mengenai bantuan ayam dari pemerintah kembali beredar di media sosial, salah satunya di Facebook. Terbaru, hoaks berupa pendaftaran untuk mendapatkan bantuan budidaya ayam.
Informasi bohong ini menyertakan link atau tautan pendaftaran yang ketika diklik akan mengarah pada halaman situs berupa formulir digital dan meminta data pribadi.
Kementerian Pertanian (Kementan) pun meminta masyarakat untuk waspada terhadap penipuan berkedok bantuan ternak atau bibit ayam. Jangan mengisi formulir atau tautan pendaftaran dari sumber yang tidak terverifikasi.
Lalu apa saja hoaks seputar ayam yang beredar di Facebook? Simak daftarnya berikut ini:
1. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Budidaya Ayam 2026
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan budidaya ayam 2026 dari pemerintah. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 2 Agustus 2026.
Berikut isi unggahannya:
"PROGRAM PEMERINTAH TAHUN ANGGARAN 2026
Mendukung kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Program Bantuan Budidaya Ayam.
MANFAAT PROGRAM:
👉Bantuan bibit ayam petelur, pedaging, atau hibrida.
👉Bantuan kandang sesuai ketentuan program.
👉Bantuan pakan untuk mendukung masa awal budidaya.
👉Pendampingan dan panduan budidaya.Program ini bertujuan mendorong masyarakat agar memiliki usaha produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Segera daftar untuk mendapatkan bantuan:
https://daftar-sekarang-2026-ochre.vercel.app/"
Saat link daftar diklik, akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama dan nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan budidaya ayam 2026 dari pemerintah? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ayam dan ikan dari pemerintah. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 23 Juni 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Program Pemerintah Tahun Anggaran 2026 Bantuan Bibit Ayam & Bibit Ikan
Kuota nasional terbatas 5.000 peserta
Fasilitas Bantuan :
- Ternak Ayam
- Ternak Ikan
- Pakan Ternak
- Imunisasi Dan Pelatihan Beternak
- Modal Usaha
Syarat Peserta:
- Warga Negara Indonesia
- Memiliki lahan atau kandang ternak
- Bersedia irtengikuti pelatihan resmi
- Mengisi formulir pendaftaran online
PERIODE PENDAFTARAN: 2026
Info pendaftaran silahkan klik daftar di postingan atau klik link di bawah ini 👇
https://daftarsekrngjuga.jihili.com/
GRATIS TIDAK DI PUNGUT BIAYA"
Saat link pendaftaran diklik, akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ikan nila dan lele gratis 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan bibit ayam dari pemerintah periode 21 Mei - 30 Juni 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 27 Mei 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Program Pemerintah Tahun Anggaran 2026 Bantuan Bibit Ayam
Kuota nasional terbatas 5.000 peserta
Fasilitas Bantuan :
- DOC ( Day Old Chick )
- Pakan Ternak
- Imunisasi Dan Pelatihan Beternak
- Modal Usaha
Syarat Peserta:
- Warga Negara Indonesia
- Memiliki lahan atau kandang ternak
- Bersedia irtengikuti pelatihan resmi
- Mengisi formulir pendaftaran online
PERIODE PENDAFTARAN:
21 Mei - 30 juni 2026
DAFTAR SEKARANG:👇
https://h3.registrasi-2026.click/
Pendaftaran Gratis!!!"
Unggahan disertai menu daftar. Jika menu tersebut diklik akan muncul link mengarah pada halaman situs yang meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan bibit ayam dari pemerintah periode 21 Mei - 30 Juni 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.