- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung turun tangan membantu korban begal asal Majalengka yang klaim BPJS-nya ditolak rumah sakit.
Sosok ayah korban bernama Pak Babas menceritakan kronologi peristiwa kepada KDM, dilansir dari Instagram KDM pada Jumat (7/8).
Kejadian bermula saat sang anak mencari makan dini hari dan tanpa sengaja memergoki aksi pencurian motor.
Ia sempat berteriak hingga pelaku kabur meninggalkan motor curian.
Namun nahas, korban justru dibacok oleh pelaku hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Sayangnya biaya perawatan tidak bisa ditanggung BPJS dan menyisakan tunggakan sebesar Rp11 juta.
Mendengar cerita ini, KDM langsung memastikan tunggakan biaya tersebut lunas saat itu juga.
Tak hanya itu, KDM juga melayangkan ultimatum tegas kepada seluruh rumah sakit di Jawa Barat.
Ia menegaskan seluruh RS wajib menanggung biaya korban begal, kekerasan, dan penganiayaan tanpa terkecuali.
Dinas Kesehatan pun diperintahkan segera menyurati seluruh rumah sakit dan menyiapkan kontak layanan khusus untuk kasus serupa.
Berkat aksi cepat KDM, sang ayah yang sebelumnya tertekan akibat utang kini bisa bernapas lega.
Ia mengaku bersyukur karena beban biaya rumah sakit anaknya akhirnya tuntas terbayar.