Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIOMAS - Fakta mengejutkan aksi bullying yang dilakukan tenaga kesehatan (nakes) terhadap pasien BPJS asal Bogor bernama Yurizal Tri Chaerawan membuat sesak dada.
Yurizal Tri Chaerawan yang saat itu hanya membagikan pengalamannya harus menunggu berjam-jam untuk mendapat ruang perawatan di rumah sakit justru menjadi bulan-bulan nakes nirempati.
Curhatannya itu justru membuatnya terpojok karena kolom komentar dibanjiri oleh sejumlah orang yang tak memiliki rasa kepedulian terhadap kondisinya yang sedang diperjuangkan agar sembuh olehnya.
Di saat kolom komentarnya dibanjiri berbagai respons pro dan kontra, Yurizal Tri Chaerawan menemui ajalnya dan dinyatakan meninggal dunia pada 31 Juli 2026.
Baca juga: Kenang Nasihat Terakhir Yurizal Sebelum Meninggal, Adik Kagumi Sosok Almarhum: Saya Kalah Sama Dia
Namun, di balik sosoknya yang dikenal gigih dan mandiri karena tak ingin merepotkan siapapun, rupanya laki-laki berusia 28 tahun sebelum tutup usia itu terus berusaha tegar walaupun mendapat respons tak enak dalam kondisi sakit.
Bahkan, sang adik yakni Maulidya mengungkapkan bahwa kakaknya sempat menonaktifkan data seluler handphonenya untuk menghindari komentar-komentar arogan tersebut.
"Di akhir-akhirnya aku lihat hp-nya kan. Itu HP-nya baterainya empat persen dan masih mode pesawat. Aku pikir karena baterainya habis, ternyata menghindari baca komentar itu," ujarnya, Jumat (7/8/2026).
Pada dasarnya, pihak keluarga sangat marah dan menyanyangkan karena dalam kondisi tersebut banyak pihak yang tidak memiliki empati sedikitpun dalam berkomentar.
Akan tetapi, saat ini pihak keluarga telah berlapang dada mengikhlaskan kejadian itu dan berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
"Makanya itu bikin saya marah banget sih. Cuman ya udah keluarga cuma bisa ikhlasin karena kalau dipermasalahin juga kasihan Almarhumnya gak tenang," katanya.