TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN -Kasus penipuan dengan modus menjalin kenalan melalui aplikasi kencan daring tampaknya masih kerap memakan korban.
Terbaru, seorang pelajar SMK di Kembangan, Jakarta Barat harus rela kehilangan sepeda motornya setelah teperdaya oleh wanita yang baru dikenalnya di dunia maya.
Beruntung, hanya dalam kurun waktu kurang dari 1x24 jam setelah kejadian dan videonya viral di media sosial, motor korban behasil ditemukan beserta sang pelaku
Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Moch. Taufik Iksan, menjelaskan, pelaku yang merupakan perempuan berinisial DMJ (21) diringkus di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.
Dijelaskan Kapolsek, pengungkapan kasus ini bermula dari rekaman video berdurasi 45 detik yang beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, tampak seorang pelajar berinisial SY (18) mengenakan sweater merah sedang menunggu seorang wanita di pinggir jalan.
Tak lama kemudian, wanita yang diduga pelaku datang mengenakan kemeja panjang berwarna ungu dan keduanya pergi bersama
Berdasarkan hasil penyidikan, petualangan pelaku bermula dari perkenalannya dengan korban SY melalui aplikasi kencan daring.
Setelah merasa akrab secara virtual, keduanya sepakat untuk kopi darat dan bertemu di wilayah Kembangan Utara, Jakarta Barat.
Usai sempat berbincang di sebuah warung kopi, pelaku melancarkan aksinya dengan meminjam sepeda motor milik korban dengan dalih hendak pergi ke toilet.
"Namun, setelah ditunggu hingga satu jam lamanya, pelaku tak kunjung menampakkan diri," kata Taufik saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2026).
Sadar dirinya menjadi korban penipuan, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kembangan.
Berbekal rekaman CCTV di sekitar lokasi dan petunjuk di lapangan, polisi dengan melacak pelarian pelaku hingga akhirnya berhasil disergap di wilayah Ciputat.
"Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan ke Mapolsek Kembangan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar Taufik.
Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian kembali mengimbau kepada masyarakat luas, khususnya kalangan remaja dan pelajar, agar lebih waspada dan bijak dalam menggunakan media sosial serta aplikasi kencan daring.
"Warga diminta tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal, apalagi sampai meminjamkan kendaraan atau barang berharga kepada orang yang belum benar-benar dikenal secara mendalam," imbau Taufik.