Wanita Tewas Bersimbah Darah Dalam Kamar, Pelaku Ditangkap Warga Saat Santai di Teras Rumah
Eko Setiawan August 08, 2026 12:40 PM


TRIBUNBATAM.id, PEKANBARU - Pagi yang semula biasa di sebuah rumah di Jalan Surya Nomor 1, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, mendadak berubah menjadi kepanikan.

Rosdiana (55) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Ia diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan mantan suaminya, M (64).

Yang membuat peristiwa ini semakin memilukan, jasad Rosdiana pertama kali ditemukan oleh kedua anaknya, M Halim Alkhairi (24) dan Putri Kornelia (21).

Detik-detik Anak Menemukan Ibunya
Pagi itu, kedua anak korban sedang berada di dalam kamar dan terbangun setelah mendengar suara pintu kamar mereka digedor-gedor.

Suara tersebut disertai teriakan keras dari pelaku.

Mendengar keributan tersebut, keduanya kemudian membuka pintu kamar untuk melihat apa yang terjadi.

Namun, saat pintu dibuka, pelaku sudah tidak berada di depan kamar mereka.

Keduanya justru melihat pintu kamar sang ibu dalam kondisi terbuka lebar.

Di lantai, sebuah parang tergeletak.

Rasa penasaran berubah menjadi kepanikan ketika keduanya masuk dan memeriksa kamar ibunya.

Di dalam kamar, mereka mendapati Rosdiana sudah terbaring tidak bernyawa di lantai.

Tubuh korban mengalami luka bacok parah dan bersimbah darah.

Melihat kondisi sang ibu, kedua anak korban sontak histeris.

Mereka kemudian segera meminta pertolongan dengan menghubungi kerabatnya, Bambang Santoso (48).

Bambang yang mendapat kabar tersebut langsung menuju lokasi.

Setibanya di rumah korban, Bambang mendapati M masih berada di sekitar lokasi, duduk di depan rumah korban.

Setelah memastikan kondisi Rosdiana yang sudah meninggal dunia, Bambang bersama warga kemudian mengamankan M.

Dalam interogasi singkat yang dilakukan warga, M mengakui telah membacok mantan istrinya tersebut.

Rosdiana dan M diketahui telah bercerai sejak tahun 2020.

Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT dan Bhabinkamtibmas. Laporan itu kemudian diteruskan ke Polsek Binawidya.

Sekitar pukul 10.40 WIB, personel piket fungsi yang dipimpin langsung Kapolsek Binawidya tiba di lokasi.

Petugas kemudian mengamankan pelaku sekaligus memasang pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP).

Sekitar satu jam kemudian, Tim Inafis Polresta Pekanbaru tiba untuk melakukan olah TKP.

Proses olah TKP dilakukan secara intensif hingga sekitar pukul 12.10 WIB.

Setelah itu, jenazah Rosdiana dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.

Kanit Reskrim Polsek Binawidya, Iptu Martin Luther, membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut.

"Pelaku beserta barang bukti sebilah parang sudah diamankan di Mapolsek Binawidya untuk proses hukum lebih lanjut," ujarnya.

Polisi masih mendalami motif pasti di balik pembacokan yang menewaskan Rosdiana tersebut.

Namun, dugaan sementara, aksi tersebut berkaitan dengan permasalahan lama antara pelaku dan korban.

M kini telah diamankan di Mapolsek Binawidya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.