Gegera Keluhan Adriano di Undip, Menteri Pertanian Datang ke Alor, Wagub Diutus Temui Keluarga
Ryan Nong August 08, 2026 09:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sebuah suara dari ruang kampus Universitas Diponegoro Semarang (Undip) akhirnya membawa Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman ke Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur.

Suara itu datang dari Adriano Padama, mahasiswa asal Alor yang berani menyampaikan langsung berbagai persoalan masyarakat daerahnya kepada Menteri Pertanian saat kunjungan di Undip. Salah satunya mengenai mahalnya harga beras di Alor yang sempat tembus Rp30.000 per kg.

Baca juga: Wagub NTT Apresiasi Adriano Padama, Suaranya Antarkan Mentan Amran ke Alor

Adapun saat kunjungan mendadak ke Alor pada Sabtu (8/8/2026), Mentan Amran belum sempat berkunjung langsung ke kediaman Adriano Padama. 

Mentan Amran kemudian menyampaikan permohonan maaf dan mengutus Wagub NTT bersama Wakil Bupati Alor untuk menemui Adriano dan keluarganya di Alor.

Wagub Johni Asadoma mengatakan, keberanian Adriano menyampaikan persoalan masyarakat telah membuka perhatian pemerintah terhadap kondisi di Alor.

“Tidak semua anak atau mahasiswa memiliki keberanian seperti Adriano. Di sisi lain, tidak semua Menteri juga memiliki respons yang cepat ketika mendengar suara masyarakat. Menteri Pertanian langsung tergugah dan datang ke Alor untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memberikan bantuan. Ini semua berawal dari suara seorang anak Alor,” ujar Johni Asadoma. 

Menurut Johni, apa yang dilakukan Adriano bukan sekadar berbicara di hadapan pejabat negara, tetapi merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi daerah asalnya.

“Adriano bukan hanya berani berbicara, tetapi juga peduli. Di tengah ribuan mahasiswa, para pejabat dan akademisi yang hadir, dia berani berdiri dan menyampaikan persoalan yang ada di Alor. Suara itulah yang kemudian mendapat perhatian dan respons,” katanya.

Johni meminta Adriano terus belajar dan menyelesaikan pendidikannya dengan baik. Ia juga mengingatkan agar keberanian menyampaikan aspirasi selalu disertai dengan tanggung jawab dan niat membangun daerah.

“Mulai sekarang belajar yang rajin. Bukan hanya berani berbicara, tetapi harus berani menyampaikan kebenaran dan persoalan yang dihadapi masyarakat. Gunakan ilmu yang diperoleh untuk membangun daerah,” pesan Wagub.

Johni juga mengajak para pelajar di Alor untuk memiliki semangat belajar sekaligus kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Baginya, suatu daerah akan maju jika anak-anak setempat memiliki kepedulian dan keberanian untuk melakukan sesuatu yang baik. 

Ia berharap Adriano dapat menyelesaikan kuliah hingga memperoleh gelar sarjana dan kelak memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

“Teruslah membela dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Alor dengan cara-cara yang baik,” katanya.


Keluarga minta dukungan beasiswa

Dalam pertemuan tersebut, keluarga Adriano menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perhatian terhadap pendidikan Adriano, khususnya melalui dukungan beasiswa.

Keluarga berharap dukungan tersebut dapat dikoordinasikan melalui Pemerintah Kabupaten Alor sehingga Adriano dapat menyelesaikan pendidikan di Undip tanpa terkendala persoalan pembiayaan.

Perwakilan keluarga yang juga merupakan Ketua RT di Kelurahan Mutiara menyampaikan terima kasih atas kedatangan pemerintah.

“Kami sudah menunggu dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Ini merupakan momentum yang luar biasa bagi kami. Kami berharap Pemerintah Provinsi dapat terus memperhatikan anak-anak kami. Kami tidak menyangka, di usia yang masih muda, Adriano bisa menyampaikan suara masyarakat dan akhirnya dapat mendatangkan Menteri Pertanian ke Alor,” ungkapnya.

Keluarga berharap apa yang dilakukan Adriano dapat diikuti anak-anak muda lainnya. Adriano adalah kebanggaan keluarga dan daerah. Setidaknya, pengalaman Adriano bisa menjadi inspirasi untuk anak-anak lainnya membawa suara masyarakat ke tempat yang lebih tinggi. 

Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo turut menyampaikan bahwa keberanian Adriano telah membawa perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan masyarakat Alor.

Ia mengaku mengenal ayah Adriano secara pribadi karena merupakan teman sekolah dan pernah menghadiri acara sidi Adriano.

“Ayah Adriano ini teman saya. Saya pernah mengikuti acara sidi Dede. Karena itu, saya merasa bangga melihat apa yang dilakukan hari ini,” katanya. 

Rocky menyampaikan apresiasi dan terima kasih untuk Adriano yang telah membawa Mentan Amran ke Alor. Aspirasi yang disampaikan menggugah Mentan Amran untuk memberi perhatian khusus terhadap Kabupaten Alor. 

“Terima kasih kepada Adriano. Suaramu telah membawa Menteri Pertanian, para direktur dan pejabat lainnya datang ke Alor. Ini merupakan sesuatu yang luar biasa,” katanya.

Ia juga menyatakan akan memperhatikan aspirasi keluarga mengenai dukungan beasiswa bagi Adriano agar dapat melanjutkan pendidikan hingga selesai. (fan) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.