SRIPOKU.COM - Diam-diam Ruben Onsu adopsi bayi di tengah konflik dengan Sarwendah.
Hal ini imbas kerinduan terhadap kedua putrinya yang rupanya begitu dirasakan Ruben Onsu.
Ruben disebut berusaha mencari cara lain untuk menyalurkan rasa sayangnya kepada anak-anak.
Seperti diketahui, Ruben kini tengah menempuh proses hukum untuk mendapatkan hak asuh kedua putrinya yang saat ini tinggal bersama Sarwendah.
Gugatan tersebut telah bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan kini memasuki tahap mediasi.
Kondisi Ruben selama tidak bisa leluasa bertemu dengan kedua putrinya turut menjadi perhatian orang-orang terdekatnya.
Salah satunya adalah sahabat Ruben, sutradara Aditya Gumay.
Aditya mengaku bisa merasakan betapa besar kerinduan yang dirasakan Ruben kepada anak-anaknya.
Menurutnya, Ruben bahkan melakukan berbagai cara untuk mengobati rasa rindu tersebut.
"Saya ngerasain banget bagaimana kangennya Ruben. Dia sampai sering mendatangi panti asuhan hanya untuk bertemu anak-anak," ucap Aditya Gumay kepada awak media, dikutip Tribunnews Sabtu (8/8/2026).
Tak hanya datang ke panti asuhan, Ruben juga disebut memberikan perhatian lebih kepada anak salah satu karyawannya.
Anak tersebut bahkan diperlakukan layaknya anak sendiri oleh Ruben. Ia tak hanya membantu mencarikan pengasuh, tetapi juga membiayai pendidikannya.
"Ada juga anak karyawannya dia yang sudah dianggap seperti anaknya sendiri. Dicariin babysitter, disekolahin."
Perhatian Ruben terhadap anak-anak ternyata tidak berhenti sampai di situ. Aditya mengungkap bahwa Ruben kini kembali mengadopsi seorang anak.
Sebelumnya, Ruben diketahui telah mengangkat Betrand Peto sebagai anak pada 2019.
Kini, ia disebut kembali memberikan kasih sayangnya kepada seorang anak lain yang diadopsinya sejak masih bayi.
Aditya menyebut anak tersebut kini telah hampir berusia satu tahun.
Kehadiran anak adopsi tersebut pun menjadi salah satu bentuk kasih sayang yang tetap diberikan Ruben kepada anak-anak di sekitarnya, di tengah kerinduannya terhadap kedua putrinya.
"Sampai akhirnya Ruben juga sekarang mengadopsi lagi anak dari bayi dan sekarang (usianya) mau menjelang satu tahun."
Sebagai sahabat, ia menilai cara Ruben bertanggung jawab merawat dan menerapkan aturan-aturan bagi anak patut diacungi jempol.
"Saya perhatikan bagaimana dia merawat anak adopsinya juga luar biasa parentingnya," tuturnya.
Namun kini Aditya ikut merasa prihatin, ketika anak kandung Ruben sendiri malah terkesan menjauh dan canggung, seperti saat momen pertemuan di bandara.
Seolah Aditya turut merasakan hancurnya hati Ruben saat itu.
"Jadi kalau saya melihat bagaimana Ruben menerapkan aturan di rumah tangga sebelumnya, bagaimana mengurus dua putrinya, kemudian saya melihat putri Ruben saat bertemu di bandara. Aduh, saya turut merasa seperti apa yang dirasakan Ruben 'gue gagal nih, gue gagal'. Artinya yang dia bangun itu tiba-tiba runtuh," tutupnya.