SDK Ingatkan Kekuatan Demokrat di Tengah Penentuan Wakil Gubernur Sulbar
Ilham Mulyawan August 09, 2026 02:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Wakil Gubernur Sulbar pengganti Salim S Mengga belium ditentukan.

Sejumlah Figur mencuat Namanya, mu;ai Syamsul Samad hingga Dirga Singkarru.

Baca juga: Koalisi Tiga Partai Belum Rapat Bahas Calon Wagub Sulbar Tunggu Agustusan Selesai

Baca juga: Libatkan 6 Anak di Bawah Umur dan 2 Paman 16 Pelaku Kekerasan Seksual Gadis di Mamuju Ditangkap

Koalisi tiga partai, Demokrat, PKS dan NasDem Sulbar masing-masing telah menentukan calon.

Demokrat menunjuk Syamsul Samad.

Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) mengakui Partai Demokrat memiliki kekuatan lebih besar dibandingkan dua partai lainnya dalam koalisi pengusung terkait proses penentuan calon Wakil Gubernur Sulbar.

Hal itu disampaikan SDK saat ditanya mengenai peluang nama-nama yang saat ini mencuat dalam bursa calon Wakil Gubernur Sulbar, termasuk Anggota DPRD Sulbar Samsul Samad.

SDK menyebut komposisi kekuatan partai menjadi salah satu hal yang dapat diperhitungkan dalam proses pembahasan calon Wakil Gubernur.

"Tentu Demokrat punya kekuatan yang lebih besar dibanding dengan yang dua," kata SDK kepada tribun-sulbar.com pada Minggu (9/8/2026). 

Meski demikian menurutnya, keputusan akan tetap harus dibahas bersama oleh tiga partai yang tergabung dalam koalisi.

Ia juga mengungkapkan hingga kini koalisi tersebut belum menggelar rapat khusus untuk membahas dua nama calon Wakil Gubernur Sulbar.

Saat di tanya terkait keterlibatannya dalam proses politik tersebut, SDK menegaskan dirinya memiliki dua posisi yang harus dibedakan.

Sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar, ia mengakui memiliki kepentingan politik dalam mendorong kandidat yang diinginkan partainya.

Namun, ketika menjalankan tugas sebagai Gubernur Sulbar, SDK menegaskan dirinya harus tetap bersikap netral.

Dengan demikian, meski Demokrat disebut memiliki kekuatan lebih besar dalam koalisi, keputusan mengenai dua nama calon Wakil Gubernur Sulbar masih menunggu pembahasan dan kesepakatan tiga partai pengusung. 

Bahas Usai Agustusan

Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) sekaligus ketua Partai Demokrat di Sulbar mengungkapkan, koalisi tiga partai pengusung calon wakil gubernur sulbar sampai saat ini belum menggelar rapat koalisi untuk menentukan dua nama calon Wakil Gubernur Sulbar yang akan didorong ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar.

SDK mengatakan pembahasan mengenai calon pendampingnya tersebut baru akan dilakukan setelah rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia selesai.

"Nanti kita selesaikan dulu tujuh belasan ini" kata SDK kepada wartawan  tribun-sulbar.com saat diwawancarai pada Minggu (9/8/2026).

Ia berharap rapat koalisi nantinya dapat menghasilkan kesepakatan mengenai dua nama yang akan disodorkan sebagai bursa calon Wakil Gubernur Sulbar, penganti Almarhum Salim S Mengga.

Namun, SDK mengakui proses tersebut berpotensi tidak mudah apabila masing-masing partai dalam koalisi tetap mempertahankan kandidat yang mereka usung.

SDK belum menyebutkan kapan tepatnya rapat koalisi akan digelar. Ia hanya memastikan pembahasan tersebut akan dilakukan setelah agenda peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Proses penentuan Wakil Gubernur Sulbar menjadi perhatian publik setelah posisi tersebut masih harus diisi melalui mekanisme partai politik pengusung.

Koalisi nantinya harus menyepakati dua nama calon untuk kemudian diproses sesuai ketentuan yang berlaku hingga terpilih dua calon Wakil Gubernur Sulbar untuk dipilih di DPRD Sulbar. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.