BANGKAPOS.COM -- Timnas Indonesia dipastikan gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) malam.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan kembali bagi Timnas Indonesia untuk bermain lebih baik dari sebelumnya.
Pada FIFA ASEAN Cup, Herdman diproyeksikan dapat kembali memanggil sejumlah pemain Indonesia yang bermain di luar negeri.
• Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026, Pembagian Grup: Timnas Indonesia Bersaing dengan Malaysia dan Singapura
Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung pada 21 September sampai 3 Oktober 2026.
FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung dalam FIFA International Window. Artinya, Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk memanggil pemain terbaik, termasuk para pemain diaspora di sejumlah liga luar negeri.
Kesempatan menurunkan komposisi terbaik juga menjadi hal penting bagi Indonesia saat menghadapi negara-negara Asia Tenggara.
Pada FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia berada di Grup A Premier Division. Skuad Garuda akan bersaing dengan India, Malaysia, dan Singapura.
Sementara itu, Grup B diisi Vietnam, Pakistan, Thailand, serta Filipina.
Format kompetisi juga berbeda dari Piala AFF. Pada fase grup, setiap tim akan memainkan tiga pertandingan.
Juara grup langsung melaju ke final, sehingga turnamen tidak memiliki babak semifinal.
Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi agenda berikutnya bagi Timnas Indonesia setelah tersingkir dari Piala AFF 2026.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai 21 September hingga 3 Oktober 2026.
Matchday 1*
Matchday 2*
Matchday 3*
*Tanggal belum ditentukan FIFA
Kegagalan Tim Nasional (Timnas) Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2026 menjadi bagian dari catatan awal John Herdman.
Herdman memiliki rekam jejak menangani tim nasional putra dan putri sebelum datang ke Indonesia.
Ia tercatat sebagai pelatih yang membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.
Pengalaman itu dibangun Herdman ketika menangani Timnas putri Selandia Baru dan Timnas putra Kanada.
Bersama Selandia Baru, ia membawa tim tersebut meraih medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016.
Herdman kemudian menangani Timnas putra Kanada. Di bawah kepemimpinannya, Kanada naik dari peringkat 77 ke 33 dunia dan lolos ke Piala Dunia 2022.
Kini, Herdman menghadapi agenda berikutnya bersama Indonesia setelah gagal membawa skuad Garuda melewati fase grup Piala AFF 2026.
Fokus FIFA ASEAN Cup 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 pada September hingga Oktober nanti menjadi salah satu agenda terdekat Timnas Indonesia.
Herdman mengatakan turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi Rizky Ridho dan kolega untuk mengambil pelajaran dari Piala AFF.
"Ajang FIFA ASEAN Cup akan menjadi kesempatan besar bagi kami untuk melangkah maju, dan memetik pelajaran berharga dari turnamen ini," ujar Herdman.
Pelatih berpaspor Inggris ini mengatakan kesalahan yang terjadi di Piala AFF perlu diperbaiki sebelum menghadapi turnamen berikutnya.
Pada FIFA ASEAN Cup, Herdman diproyeksikan dapat kembali memanggil sejumlah pemain Indonesia yang bermain di luar negeri.
Setelah itu, Timnas Indonesia juga memiliki sejumlah agenda FIFA Match Day sepanjang tahun.
Rangkaian pertandingan tersebut akan menjadi bagian dari agenda sebelum Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada awal tahun depan.
Evaluasi Dimulai dari Piala AFF
Hasil di Piala AFF 2026 membuat Indonesia gagal finis di dua besar Grup A. Vietnam mengoleksi 10 poin, sedangkan Singapura mengumpulkan delapan poin. Keduanya berhak lolos ke semifinal sebagai berturut-turut juara dan runner-up grup.
Melawan Singapura, Indonesia sempat unggul lebih dulu melalui gol Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47. Namun, tuan rumah menyamakan kedudukan pada menit ke-66. Skor 1-1 pun bertahan hingga laga usai.
Herdman menilai Indonesia menguasai pertandingan dan memiliki sejumlah peluang. Meski demikian, hasil akhir membuat Indonesia gagal mendapatkan tiket semifinal.
"Kami menguasai pertandingan dan memiliki banyak peluang, tetapi terkadang dewi fortuna sepak bola tidak memberikan apa yang Anda inginkan," kata Herdman.
Kegagalan itu juga menjadi bahan evaluasi PSSI. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan evaluasi terhadap hasil ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF diperlukan agar Timnas Indonesia lebih siap menghadapi turnamen berikutnya.
"Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil di ASEAN Championship 2026 agar Timnas Indonesia lebih siap menghadapi sejumlah turnamen penting ke depan," tulis Erick melalui akun Instagram resminya.
(Bangkapos.com/KompasTV/Kompas.com)