SUPERBALL.ID - Pelatih Timnas Malaysia Tan Cheng Hoe mengakui bahwa Timnas Vietnam dianggap lebih kuat daripada skuadnya menjelang laga semifinal antara kedua tim di ASEAN Championship 2026.
Timnas Malaysia mengamankan tempat mereka di semifinal setelah meraih kemenangan 1-0 atas Filipina dalam pertandingan terakhir Grup B.
Satu-satunya gol dicetak oleh Pavithran Gunalan, membantu Harimau Malaya finis di posisi runner-up grup dan menjadi lawan dari juara bertahan, Vietnam.
Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Tan Cheng Hoe secara jujur mengakui perbedaan status antara kedua tim.
Pelatih berusia 58 tahun itu menyatakan bahwa Vietnam adalah tim yang lebih diunggulkan dalam perebutan untuk mencapai final.
"Vietnam adalah tim yang lebih diunggulkan, sementara kami adalah tim yang kurang diunggulkan. Selamat kepada para pemain atas penampilan terbaik mereka," ujarnya.
Penilaian Tan Cheng Hoe tersebut sepenuhnya beralasan.
Timnas Vietnam memasuki babak gugur sebagai tim teratas di Grup A, mengumpulkan 10 poin setelah empat pertandingan dan mempertahankan rekor tak terkalahkan.
Tim asuhan Kim Sang-sik itu juga merupakan juara bertahan turnamen, memiliki skuad dengan banyak pemain berpengalaman di kompetisi regional.
Sementara itu, Malaysia berpartisipasi di ASEAN Championship 2026 tanpa skuad terkuat mereka.
Skuad Harimau Malaya terdiri dari banyak pemain dengan sedikit pengalaman internasional, dan hanya empat yang telah melampaui 20 penampilan untuk tim nasional.
Proses persiapan Malaysia juga terhambat karena turnamen tersebut diadakan di luar kalender pertandingan internasional FIFA.
Lebih lanjut, Tan Cheng Hoe juga menyatakan bahwa tim belum siap secara optimal untuk turnamen tersebut.
"Sejak awal, kami tahu bahwa persiapan tim kurang dan perjalanan kami tidak mulus," katanya.
"Namun, berkat keinginan para pemain, kepercayaan mereka satu sama lain, dan bimbingan terus menerus dari staf pelatih, kami telah lolos ke semifinal."
Meskipun mengaku sebagai tim underdog, Malaysia telah menunjukkan bahwa mereka adalah lawan yang tangguh.
Mereka memenangkan tiga dari empat pertandingan babak penyisihan grup, mencetak delapan gol dan hanya kebobolan empat gol.
Pemain seperti Paulo Josue, Wan Kuzain, Mohamadou Sumareh, dan Pavithran dapat menciptakan tekanan dengan kecepatan dan kemampuan mereka untuk beralih antara fase menyerang dan bertahan.
Perlu dicatat, Tan Cheng Hoe adalah pelatih yang membawa Malaysia ke final Piala AFF 2018.
Dalam turnamen itu, Harimau Malaya bermain imbang 2-2 dengan Vietnam di leg pertama tetapi kalah 0-1 di Stadion My Dinh, sehingga menyaksikan lawan mereka mengangkat trofi dengan skor agregat 3-2.
Menurut jadwal, pertandingan leg pertama semifinal antara Malaysia dan Vietnam berlangsung pada 16 Agustus di Kuala Lumpur.
Kedua tim akan kembali berhadapan di Stadion My Dinh pada 19 Agustus untuk menentukan siapa yang akan melaju ke partai final.