Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM -Diskotik Blitz92 yang berada di kawasan Urimessing, jalan Diponegoro, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dinyatakan masuk kategori BERSINAR (Bersih Narkoba).
Predikat ini disematkan setelah menjadi sasaran pemeriksaan dalam Operasi Antik Salawaku 2026 yang digelar Polda Maluku, Minggu (9/8/2026) dini hari.
Pemeriksaan dilakukan sekitar pukul 00.30 WIT oleh tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku, BNNP Maluku, Polisi Militer (POM) TNI, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Maluku serta Bea Cukai Wilayah Maluku.
Operasi tersebut dipimpin Kepala Pusat Pengendalian Operasi Daerah (Kapusdalopsda) Antik Salawaku 2026, Komisaris Polisi Izaac Risambessy.
Setibanya di lokasi, rombongan langsung disambut owner Blitz92, Albert Tanihaha atau yang akrab disapa Ko Yongki.
Manajemen kemudian mempersilakan tim menuju hall lantai dua yang saat itu tengah berlangsung pertunjukan live music dengan penampilan seorang DJ.
Kehadiran aparat membuat aktivitas hiburan dihentikan sementara.
Kompol Izaac Risambessy kemudian memberikan penjelasan kepada seluruh pengunjung mengenai tujuan operasi yang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam.
Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap tas dan barang bawaan seluruh orang yang berada di dalam hall.
Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan tes urine terhadap sejumlah ladies, karyawan, DJ hingga para pengunjung.
Baca juga: Sudah Tersangka, Dua Pejabat Kasus Korupsi PT Dok Waiame Rp177 Miliar Belum Ditahan
Baca juga: Impor Maluku Melonjak Tajam, Tembus US 398,91 Juta: Singapura dan Malaysia Jadi Pemasok Utama
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif menggunakan narkoba.
Temuan tersebut membuat Diskotik Blitz92 dinilai memenuhi kategori BERSINAR (Bersih Narkoba) karena tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika selama pelaksanaan operasi.
Kompol Izaac Risambessy memberikan apresiasi kepada manajemen Blitz92 atas sikap kooperatif dan keterbukaan selama proses pemeriksaan berlangsung.
"Saya berterima kasih karena Blitz92 sangat mendukung kegiatan operasi ini dengan keterbukaan menerima tim Operasi Antik," ujar Kompol Izaac Risambessy usai kegiatan, Minggu (9/8/2026).
Ia berharap sinergi antara aparat penegak hukum dan pengelola tempat hiburan malam terus terjalin untuk menciptakan lingkungan yang aman serta bebas dari peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.
Sementara itu, owner Blitz92, Albert Tanihaha, menegaskan pihaknya memiliki komitmen kuat untuk menjaga tempat usahanya tetap steril dari narkoba.
Menurutnya, seluruh karyawan maupun ladies yang bekerja di Blitz92 diwajibkan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
"Saya tegaskan Diskotik Blitz92 tidak boleh ada narkoba yang masuk. Jika ada karyawan atau ladies yang terlibat narkoba, saya berhentikan. Karena sepanjang hidup saya tidak pernah bersentuhan dengan barang haram itu," tegas Yongki.
Yongki memastikan tidak akan memberikan toleransi kepada siapa pun yang terbukti terlibat narkoba.
Bahkan, selain diberhentikan secara tidak hormat, setiap karyawan yang terbukti menggunakan atau terlibat dalam peredaran narkotika akan langsung diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Operasi Antik Salawaku 2026 sendiri merupakan operasi terpadu yang melibatkan berbagai instansi dalam rangka menekan peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika di wilayah Maluku, termasuk dengan melakukan pengawasan di sejumlah tempat hiburan malam yang dinilai memiliki potensi kerawanan.(*)