SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Setelah digelar di Batu Night Spectacular (BNS) Kota Batu, Jawa Timur, Partilibur Caravan 2026 akan membuat gebrakan baru di tahun depan.
Sebelumnya, festival musik ini menjadi gelaran festival musik pertama di Indonesia yang menggabungkan panggung musik dengan arena wahana untuk menciptakan pengalaman baru bagi pengunjung yang menyaksikan festival.
Festival Director Partilibur, Gahtan Thoriq mengatakan, untuk tahun depan pihaknya membuka sayembara lokasi untuk Partilibur Caravan 2027.
“Konsep ini menjadi pembeda utama Partilibur Caravan 2026 dibandingkan festival musik pada umumnya."
"Ini menjadi festival pertama di Indonesia yang menggabungkan panggung musik dengan arena wahana,” kata Gahtan Thoriq kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (9/8/2026).
Lanjutnya, konsep konser musik ini berbeda dari lainnya karena memadukan antara konsep caravan, sirkus, dan theme park.
Baca juga: Sanggar Tari Maheswari Kota Batu Pernah Tampil di Korea Selatan hingga Jepang
Hal itu dirancang agar pengunjung mendapatkan pengalaman menikmati pertunjukan di ruang-ruang yang berbeda dari konser musik konvensional.
Sehingga pengunjung mendapatkan pengalaman lebih dan tak hanya sekedar nonton konser saja.
“Kalau biasanya orang menonton konser di lapangan, di sini pengunjung bisa menikmati pertunjukan di berbagai ruang yang unik dan mungkin sebelumnya tidak pernah terpikirkan bisa dijadikan lokasi konser,” jelasnya.
Gahtan menjelaskan festival ini tumbuh dari Lumajang, dan meski digelar di Kota Batu beberapa waktu lalu, tak berarti festival tersebut meninggalkan Lumajang.
“Kami memang tumbuh dari Lumajang dan di sana ruang untuk mengekspresikan festival masih sangat terbatas."
"Setelah Partilibur edisi keempat, kami memutuskan untuk hadir di Kota Batu,” ujarnya.
Rencananya khusus untuk di Lumajang pihak penyelenggara akan menghadirkan berbagai aktivasi dan konsep berskala kecil.
Sedangkan ke depan penyelenggara juga akan membuka peluang menyelenggarakan festival serupa di sejumlah kota lain di Jawa Timur.
“Kami membuka sayembara kepada publik untuk menentukan kota dan lokasi yang akan menjadi bagian dari perjalanan Partilibur berikutnya, sekaligus mengajak berbagai pihak untuk ikut terlibat dalam mewujudkan penyelenggaraan Partilibur 2027,” terangnya.
Ia mengatakan, sayembara tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengusulkan kota dan lokasi yang dinilai cocok menjadi tempat penyelenggaraan Partilibur berikutnya.
“Sekarang kami buka sayembara, kira-kira kota mana dan tempat mana yang menurut kalian cocok untuk Partilibur selanjutnya."
"Tahun depan kami ingin membawa sesuatu yang lebih spektakuler lagi,” tutupnya.
Baca juga: DPR RI Harus Turun Tangan untuk Mengusut Kerusakan Stadion Kanjuruhan, Padahal Baru Selesai Renovasi