Diduga Dikeroyok di Depan Kos Klungkung Bali, Oktavianus Alami Luka di Wajah
Putu Dewi Adi Damayanthi August 09, 2026 06:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA -  Seorang pria Oktavianus HN (24), diduga menjadi korban pengeroyokan di sebuah rumah kos di Jalan Kenyeri V, Kelurahan Semarapura Klod, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali, Jumat 7 Agustus 2026 malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. 

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Klungkung pada Sabtu 8 Agustus 2026, sekitar pukul 00.30 Wita.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, kejadian bermula ketika pelapor, Katrina Inya Kalanda, sedang berada di kamar kos bersama sejumlah rekannya.

Baca juga: Kementerian HAM Respons Pengeroyokan Berujung Maut di Baturiti Bali, Sanksi Tegas Main Hakim Sendiri

Saat itu, Katrina dipanggil oleh teman kosnya yang bernama Mama Karil. 

Katrina kemudian keluar untuk melihat kondisi Oktavianus. Saat ditemui, wajah pria tersebut disebut sudah berlumuran darah.

Katrina lalu menanyakan apa yang terjadi. Kepada Katrina, Oktavianus mengaku dirinya telah dikeroyok oleh sejumlah laki-laki di depan rumah kos.

Menurut keterangan korban yang dituangkan dalam laporan, jumlah orang yang diduga terlibat lebih dari tiga orang. 

Korban juga menyebut orang-orang tersebut merupakan penghuni kos di sekitar Jalan Kenyeri V.

Setelah melihat kondisi korban yang mengalami luka, seorang tetangga kos kemudian mengantarkan Oktavianus ke Polres Klungkung untuk melaporkan kejadian tersebut.

"Korban mengalami luka ringan. Sementara kerugian materiil dalam kejadian tersebut dilaporkan nihil," ujar Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Sabtu 7 Agustus 2026.

Dugaan pengeroyokan ini, sementara dikaitkan dengan kesalahpahaman antara korban dan pihak yang dilaporkan. 

Dalam laporan, dugaan peristiwa tersebut disangkakan sebagai tindak pidana pengeroyokan sebagaimana Pasal 262 KUHP.

Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa mengatakan, perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan. Identitas pihak-pihak yang diduga terlibat juga masih didalami oleh kepolisian.

"Kami akan meminta keterangan dari korban maupun saksi-saksi untuk mengetahui secara lebih jelas rangkaian kejadian yang sebenarnya," jelasnya. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.