Karhutla Bromo Meluas, 520 Hektare Lahan di Kawasan TNBTS Terbakar, Wagub Emil Beri Keterangan
Luky Setiyawan August 09, 2026 09:56 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dilaporkan mencapai sekitar 520 hektare.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak turun langsung meninjau kondisi kawasan terdampak kebakaran yang hingga kini sudah meluas sampai mencapai ratusan hektare.

Menurut Wagub Emil, kobaran api yang terlihat pada malam sebelumnya bukan berarti munculnya titik api baru, namun api tersebut merupakan kelanjutan dari kebakaran yang sebelumnya terjadi. 

"Pergerakan api terlihat semakin meluas karena masih terdapat bara di kawasan hutan yang telah terbakar," kata Wagub Emil, Minggu (9/8/2026).

Baca juga: Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ditutup, Pengunjung Bisa Reschedule atau Refund Tiket

Baca juga: Update Karhutla Gunung Bromo, Kobaran Api Kini Berjarak 3 Kilometer dari Pemukiman di Lumajang

"Kalau yang tadi malam itu ada lanjutan dari yang lama. Jadi penyebarannya itu kelihatan meluas, bukan titik baru," imbuhnya.

Sementara salah satu tantangan dalam penanganan karhutla, menurut Wagub Emil, keberadaan api kecil dan bara yang masih tersisa di dalam kawasan hutan. Bara tersebut dapat kembali menyala ketika tertiup angin.

"Di hutan itu mungkin masih ada api-api kecil yang apabila terpicu oleh angin akan menyala lagi, dan menyambar ke alang-alang yang kering," ujar Wagub Emil.

Kondisi tersebut, lanjut Wagub Emil, membuat proses pemadaman tidak cukup hanya dengan memadamkan kobaran api yang terlihat. Namun harus memastikan kawasan tidak menyimpan bara.

"Apalagi kebakaran terjadi saat musim kemarau. Vegetasi yang mengering membuat api lebih mudah menjalar apabila kembali mendapat hembusan angin," pungkasnya.

(Ahsan Faradisi/TribunjatimTimur.com) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.