Ulama Iran Sampaikan Ancaman terhadap Netanyahu di Tengah Ketegangan dengan Israel
Laksmi Anindita August 09, 2026 10:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Ketegangan Iran dan Israel kembali menjadi sorotan setelah pemimpin salat Jumat di Ahvaz, Abdolnabi Mousavifard, menyampaikan pernyataan keras yang menyinggung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Mengutip Iran International, Jumat (8/8), Mousavifard menyampaikan dukungan terhadap peningkatan kemampuan militer Iran dalam pidatonya. Ia juga menyebut kemampuan pasukan Iran untuk menyerang wilayah Israel dan menyinggung kepemimpinan Netanyahu.

Mousavifard turut berbicara mengenai rencana peningkatan kemampuan rudal Iran. Ia menyebut adanya ambisi untuk mengembangkan rudal dengan jangkauan hingga sekitar 15.000 kilometer.

Klaim tersebut merupakan pernyataan yang disampaikan dalam pidato dan perlu dibedakan dari kemampuan operasional rudal Iran yang telah diverifikasi secara independen.

Jika jangkauan tersebut benar-benar terealisasi, secara teoritis kemampuan itu dapat mencapai wilayah yang jauh di luar kawasan Timur Tengah. Namun, belum ada verifikasi independen dalam naskah sumber mengenai kemampuan tersebut.

Dalam pidatonya, Mousavifard juga menyerukan agar Amerika Serikat memahami dampak perang yang dirasakan masyarakat di kawasan. Ia memperingatkan mengenai konsekuensi yang dapat muncul apabila konflik meluas.

Selain Amerika Serikat, Mousavifard menyinggung Israel dan mengklaim kemampuan rudal Iran saat ini dapat menjangkau wilayah Israel. Iran sebelumnya memang menggunakan rudal dalam serangan terhadap Israel, meski efektivitas dan dampak setiap serangan memiliki rincian yang berbeda.

Mousavifard kemudian menyampaikan seruan balas dendam dan menyebut nama Benjamin Netanyahu. Pernyataan tersebut disampaikan ketika ketegangan antara Iran dan Israel masih menjadi perhatian di kawasan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.