TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah kronologi rumah warga milik KA di Desa Polo Pololi, Kecamatan Basala, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), hangus terbakar, Minggu (9/8/2026) sore.
Komandan Operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Konsel, Akbar, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 18.32 Wita.
Hanya berselang satu menit dari laporan yang masuk, tepatnya pukul 18.33 Wita, satu unit armada pemadam kebakaran bersama satu unit mobil komando langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
"Petugas tiba di lokasi pada pukul 18.57 Wita dan langsung berjibaku menjinakkan api bersama unsur TNI, Polri, Dinas Sosial, serta warga setempat," ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, percikan api pertama kali muncul akibat korsleting pada satu unit kipas angin di dalam kamar.
Baca juga: Rumah Panggung Ludes Terbakar di Basala Konawe Selatan, Warga Panik Selamatkan Barang
Api dengan cepat menyambar kasur di dekatnya serta merembet ke bagian plafon rumah yang terbuat dari kain, membuat kobaran api dengan cepat membesar di bagian atas bangunan.
Tetangga korban yang pertama kali melihat kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Warga sempat melakukan upaya pemadaman awal secara mandiri sebelum akhirnya menghubungi Call Center Damkarmat Konawe Selatan.
Proses pemadaman, pendinginan, hingga overhaul berlangsung cukup panjang dan baru dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 20.47 Wita, dengan situasi akhir yang dipastikan aman.
Meski dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Baca juga: 3 Rumah Warga di Sawerigadi Muna Barat Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Jarak Desa Polo Pololi ke Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra sekira 2 jam 16 menit berkendara atau 82 km.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Konsel, Iptu Komang Budayana, membenarkan peristiwa yang sempat memicu kepanikan warga sekitar tersebut.
Kendati demikian, pihak kepolisian belum dapat membeberkan kronologi lengkap maupun pemicu kebakaran.
"Iya benar, tim masih melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara)," ujar Iptu Komang saat dikonfirmasi, Minggu sore.
Berdasarkan rekaman video amatir yang diterima di lapangan, kobaran api tampak membesar dengan cepat dan melahap seluruh bagian bangunan.
Asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara, menandakan hebatnya si jago merah yang membakar material kayu pada rumah panggung tersebut.
Situasi di sekitar lokasi kejadian digambarkan sarat akan kepanikan.
Warga setempat terlihat berkerumun dan bahu-membahu menyelamatkan harta benda yang masih bisa diselamatkan.
Sebagian warga tampak berlarian membawa tas serta perabotan rumah tangga.
Sementara yang lainnya berupaya melakukan pemadaman secara swadaya dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam dan aparat tiba di lokasi. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)