BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Barito Putera mulai mengunci komposisi tim untuk menghadapi kompetisi Liga 2 Championship Indonesia musim 2026/2027.
Sebanyak sembilan pemain melakukan penandatanganan kontrak dalam acara Silaturahmi Keluarga Besar PS Barito Putera di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu (8/8/2026) malam.
Tak sekadar seremoni, penandatanganan kontrak itu dilakukan secara terbuka di hadapan manajemen, suporter, tokoh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.
Satu per satu pemain maupun jajaran tim pelatih dipanggil untuk menandatangani kontrak bersama Owner Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman.
Komposisi musim ini diisi perpaduan pemain lama yang bertahan, pemain baru, hingga pemain yang sebelumnya meninggalkan Barito Putera dan kini kembali memperkuat Laskar Antasari.
Di posisi penjaga gawang, Barito memperpanjang kontrak Nur Khalid dan merekrut Riki Pambudi dari Persiku Kudus.
Ada juga Muhammad Nur Hasnuryadi, putra owner yang langsung dipromosikan dari Elite Pro Academy U-19.
Untuk memperkuat lini tengah dan depan, Barito mendatangkan Muhammad Hidayat, Muhammad Dwi Rafi Angga, Nugroho Santoso, Gustur Cahyo Putro, serta Rahma Niko. Dendy Agustan juga kembali bergabung setelah sebelumnya sempat meninggalkan tim dan bermain di kompetisi Liga 1.
Sementara di jajaran kepelatihan, Hendri Susilo dipercaya melanjutkan tugas sebagai pelatih kepala dengan kontrak baru. Isnan Ali tetap menjadi asisten pelatih, sedangkan Miftahul Hadi bergabung sebagai pelatih kiper dan Yuliansyah Reva sebagai pelatih fisik. Frans Sinatra juga memperpanjang masa baktinya sebagai Direktur Teknik.
Hasnuryadi mengatakan komposisi tersebut merupakan bagian dari persiapan Barito Putera untuk mengejar target kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Silaturahmi malam ini kita ingin memperkenalkan pemain-pemain baru ataupun pemain lama yang bertahan ataupun yang dulu sempat pindah dan kembali lagi,” ujar Hasnur.
Ia berharap seluruh elemen yang berada di dalam tim dapat bekerja bersama untuk membawa Barito Putera kembali ke Liga 1.
“Mudah-mudahan bisa lebih berprestasi lagi, membanggakan dan membahagiakan masyarakat Banua Kalimantan Selatan melalui Barito Putera dan kembali ke Liga 1,” katanya.
Menariknya, penandatanganan kontrak dilakukan secara terbuka di hadapan suporter. Menurut Hasnuryadi, cara tersebut menjadi simbol bahwa pemain dan seluruh elemen tim memiliki tanggung jawab bersama terhadap target klub.
Pelatih kiper anyar Barito Putera, Miftahul Hadi, mengapresiasi konsep tersebut. Menurutnya, penandatanganan terbuka memberikan motivasi sekaligus tanggung jawab moral kepada seluruh anggota tim.
“Dari tanda tangan di depan supporter, pengurus, semuanya secara transparan. Di situ ada rasa sendiri bagaimana kita harus bertanggung jawab pada kesuksesan tim ini,” ujarnya.
Ia menilai momentum tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran untuk memberikan kemampuan terbaik selama musim kompetisi.
Dengan komposisi baru yang mulai terbentuk, Barito Putera kini bersiap menjalani persaingan Liga 2 dengan satu target utama, kembali ke Liga 1. (Banjarmasinpost.co.id/Rifki Soelaiman)