Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Polemik yang menyeret nama anggota Intel Korem 151/Binaiya, Sertu Geraldo Darkay, kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini, perhatian tertuju pada pernyataannya terkait sosok perempuan yang ramai diperbincangkan di media sosial dan diklaim sebagai ibu kandungnya.
Di tengah berkembangnya isu tersebut, Sertu Geraldo justru memberikan jawaban singkat yang memicu beragam reaksi.
"Beta seng tau itu sapa?" ujar Sertu Geraldo saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Sabtu (8/8/2026).
Ucapan itu muncul ketika ia dimintai tanggapan mengenai perempuan yang terekam dalam video dan foto viral yang beredar di media sosial.
Pernyataan tersebut dinilai kontras dengan nilai-nilai penghormatan terhadap orang tua yang selama ini dijunjung tinggi dalam kehidupan masyarakat maupun institusi TNI.
Seorang ibu merupakan sosok yang melahirkan, membesarkan, dan mendidik anak hingga mampu mengabdi sebagai prajurit negara.
Karena itu, pernyataan Sertu Geraldo memunculkan pertanyaan publik mengenai identitas perempuan yang dimaksud dalam video tersebut.
Baca juga: Impor Melonjak, Neraca Perdagangan Maluku Tembus Hingga 370,45 US Juta Dolar Hingga Juni 2026
Baca juga: Update Jadwal Kapal Cantika Lestari dari Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon Sejak 10 - 16 Agustus 2026
Sorotan juga mengarah pada lingkungan satuan tempat Sertu Geraldo bertugas.
Sertu Geraldo merupakan anggota Korem 151/Binaiya yang berada di bawah jajaran Kodam XV/Pattimura.
Kodam XV/Pattimura saat ini dipimpin Mayjen TNI Dody Triwinarto, yang dikenal luas dengan julukan "Jenderal Petarung".
Sosok Pangdam dikenal memiliki karakter kepemimpinan yang tegas, bertanggung jawab, serta kerap menekankan nilai-nilai moral, disiplin, dan penghormatan terhadap keluarga.
Di tengah kepemimpinan tersebut, munculnya polemik yang melibatkan salah satu prajurit menjadi perhatian masyarakat.
Bermula dari Video Viral
Sebelumnya, polemik berkembang setelah beredar video dan foto seorang perempuan di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon.
Di media sosial, perempuan tersebut diklaim sebagai ibu kandung Sertu Geraldo yang disebut datang membesuk perempuan berinisial SM.
Namun hingga kini, identitas perempuan dalam video tersebut belum dapat dipastikan.
Istri Sertu Geraldo Membantah
Sebelumnya, istri Sertu Geraldo, Ana Maria Avensia Bolly, telah membantah narasi yang beredar.
Menurut Ana, perempuan dalam video maupun foto yang viral bukanlah ibu mertuanya.
"Video maupun foto yang beredar itu tidak benar. Perempuan dalam video itu bukan mertua saya, itu orang lain," tegas Ana.
Pernyataan tersebut sekaligus membantah isu bahwa ibu kandung Sertu Geraldo berada di rumah sakit untuk membesuk SM.
Bermula dari Kabar SM Melahirkan
Isu itu mencuat setelah beredar informasi bahwa perempuan berinisial SM, yang disebut-sebut sebagai terduga selingkuhan Sertu Geraldo, menjalani operasi sesar di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon pada Kamis (6/8/2026).
Informasi yang diterima TribunAmbon.com menyebutkan, kabar tersebut membuat Ana Maria bersama sejumlah rekannya mendatangi rumah sakit untuk memastikan informasi yang beredar.
Di tengah situasi tersebut, muncul klaim bahwa ibu kandung Sertu Geraldo berada di rumah sakit sehingga memunculkan berbagai spekulasi.
Seorang pengguna Facebook bernama Chel Souhoka bahkan mengaku mengetahui peristiwa tersebut.
"Itu betul, saya ada videonya," katanya saat dikonfirmasi TribunAmbon.com.
Namun hingga kini, TribunAmbon.com belum menerima maupun memverifikasi secara independen video yang dimaksud.
Belum Ada Klarifikasi Resmi
TribunAmbon.com telah berupaya memperoleh konfirmasi langsung dari ibu kandung Sertu Geraldo, namun dirinya tak merespon.
Sementara itu, kasus ini sendiri bermula dari laporan Ana Maria Avensia Bolly terhadap Sertu Geraldo Darkay atas dugaan perselingkuhan dan penelantaran rumah tangga.
Laporan tersebut sempat dimediasi oleh Danrem 151/Binaiya, Brigjen TNI Raffles Manurung.
Dalam mediasi itu, Danrem menyatakan tudingan penelantaran nafkah tidak terbukti berdasarkan hasil klarifikasi internal.
"Tadi sempat muncul pengaduan bahwa istri tidak diberi gaji, tetapi setelah diklarifikasi ternyata gaji itu tetap diberikan," ujar Brigjen TNI Raffles Manurung.
Adapun dugaan perselingkuhan masih menjadi perhatian dan memerlukan pembuktian lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.
Sementara informasi mengenai dugaan SM melahirkan serta identitas perempuan dalam video viral masih berupa klaim yang belum dapat dipastikan kebenarannya secara independen.
TribunAmbon.com terus menghimpun keterangan dari seluruh pihak terkait agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berdasarkan fakta yang telah terverifikasi.(*)