Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan magnitudo 5,5 mengguncang tenggara Enggano, Bengkulu pada Minggu, pukul 22.15 WIB.
Pusat gempa berada di laut 84 km tenggara Enggano dengan koordinat 5,92 derajat lintang selatan (LS) dan 102,77 derajat bujur timur (BT) dengan kedalaman 40 km.
BMKG mengatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban dari dampak gempa tersebut.
BMKG menyatakan data tersebut mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan masih dapat berubah seiring bertambahnya data.
Indonesia termasuk negara yang rawan gempa karena berada di pertemuan sejumlah lempeng tektonik besar, termasuk Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.





