MTQ Kalbar 2026: Mempawah Runner-up, LPTQ Serukan Evaluasi Tanpa Saling Menyalahkan
Dhita Mutiasari August 10, 2026 11:30 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dominasi tujuh tahun berturut-turut Kafilah Kabupaten Mempawah sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Barat akhirnya terhenti.

Pada MTQ ke-34 Kalbar yang digelar di Kabupaten Kayong Utara, Mempawah harus puas menempati posisi runner-up dengan raihan 202 poin.

Gelar juara umum tahun ini direbut Kabupaten Kubu Raya dengan koleksi 213 poin. Sementara itu, Kota Pontianak berada di posisi ketiga dengan 178 poin.

Meski gagal mempertahankan gelar juara umum, jajaran Pemerintah Kabupaten Mempawah dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) menyikapi hasil tersebut dengan sikap terbuka.

Wakil Bupati Mempawah, Ketua DPRD Mempawah, hingga Ketua Umum LPTQ Mempawah kompak mengajak seluruh pihak menerima hasil MTQ ke-34 dengan lapang dada.

Mereka juga mendorong evaluasi dan penguatan pembinaan agar Mempawah dapat kembali merebut takhta juara umum pada MTQ ke-35 Kalbar yang akan digelar di Kota Pontianak pada 2027 mendatang.

• Dominasi 7 Tahun Mempawah Terhenti! Kubu Raya Sabet Juara Umum MTQ XXXIV Kalbar di Kayong Utara

Ketua DPRD: Jadi Alarm untuk Evaluasi

Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, menilai posisi runner-up bukanlah akhir dari perjuangan.

Menurutnya, hasil tersebut harus menjadi bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.

"Kita bukan kalah, tetapi ini adalah ajang evaluasi kita untuk ke depan bisa merebutnya kembali. Mempertahankan memanglah berat, tetapi perjuangan anak-anak kita sudah maksimal. Kita harus gentleman menerima hasil ini," tegas Safruddin Asra saat dihubungi, Minggu 9 Agustus 2026.

Ia mengapresiasi perjuangan seluruh peserta yang telah membawa nama Kabupaten Mempawah dalam ajang MTQ tingkat provinsi tersebut.

Wakil Bupati Minta Hasil Disyukuri

Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, juga meminta seluruh kafilah dan tim pendukung tidak larut dalam kekecewaan.

Ia mengajak seluruh pihak menerima hasil MTQ ke-34 sebagai bagian dari perjalanan pembinaan sekaligus mensyukurinya.

"Terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, ketua kafilah, dan semua yang sudah berupaya keras. Walaupun kita tidak mendapatkan juara umum, kita mendapatkan juara dua. Itu tetap harus kita syukuri. Hasil tahun ini harus diterima sebagai bagian dari perjalanan pembinaan," ujar Juli Suryadi.

LPTQ: Jangan Saling Menyalahkan

Ketua Umum LPTQ Kabupaten Mempawah, Ismail, mengatakan 54 peserta yang dikirim ke MTQ ke-34 merupakan duta terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat dan pemusatan latihan atau training centre.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak tidak saling menyalahkan atas kegagalan mempertahankan gelar juara umum.

"Mari kita petik dan ambil hikmahnya dengan suasana hati yang lapang tanpa saling menyalahkan orang lain. Kita tetap bersyukur dan bersabar seraya segera melakukan evaluasi secara komprehensif untuk berbenah," jelas Ismail.

Ia juga memberikan semangat kepada peserta yang belum berhasil meraih podium.

Menurut Ismail, peluang Mempawah untuk kembali menjadi juara umum masih terbuka pada MTQ ke-35 yang akan digelar di Kota Pontianak tahun 2027.

"Peluang emas masih ada di depan mata pada MTQ ke-35 di Kota Pontianak tahun 2027 yang akan datang. Teruslah berlatih tiada henti. Gelar juara umum memang lepas, tetapi semangat untuk kembali merebutnya tetap menyala. Sempurnakan ikhtiar dan optimis selalu!" pungkas Ismail.

Dengan hasil tersebut, Mempawah kini memiliki pekerjaan rumah untuk memperkuat sistem pembinaan, mengevaluasi hasil kompetisi, serta mempersiapkan kafilah lebih matang demi misi merebut kembali gelar juara umum MTQ Kalbar pada 2027.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.