- Rusia kembali mengklaim menyerang kapal kargo yang diduga membawa senjata untuk Ukraina.
Serangan tersebut terjadi di Laut Hitam, sebelah timur Odesa, pada Jumat (7/8/2026).
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, sebuah drone Geran-4 Seeker digunakan untuk menyerang kapal tersebut.
Rusia juga merilis rekaman yang diklaim memperlihatkan serangan terhadap kapal kargo itu.
Kapal tersebut disebut membawa senjata dan peralatan militer untuk pasukan Ukraina.
Namun, klaim Rusia mengenai muatan kapal itu belum dapat diverifikasi secara independen.
Serangan ini menjadi bagian dari kampanye Rusia untuk mengganggu jalur logistik militer Ukraina melalui laut.
Sebelumnya, Rusia juga mengklaim menyerang sejumlah kapal kargo di sekitar Odesa.
Reuters melaporkan pada Rabu (5/8/2026), Rusia mengklaim telah menyerang tiga kapal kargo di dekat Odesa.
Ketiga kapal tersebut juga dituding membawa senjata untuk Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia juga menyatakan telah menyerang sejumlah kapal lain terkait pasokan militer Ukraina.
Dengan serangan terbaru, kapal-kapal yang berada di sekitar pelabuhan Ukraina semakin menjadi sasaran.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terus meminta tambahan sistem pertahanan udara kepada Amerika Serikat.
Salah satu yang paling dibutuhkan Ukraina adalah pencegat rudal Patriot.
Zelensky berulang kali menyoroti kebutuhan Ukraina untuk memperkuat pertahanan dari serangan rudal dan drone Rusia.
Di tengah meningkatnya serangan, persoalan pasokan senjata dari Amerika Serikat juga masih menjadi perhatian utama Kyiv.
Rusia sendiri terus berupaya menargetkan fasilitas dan jalur yang dianggap berkaitan dengan dukungan militer untuk Ukraina.