Pengecer Pertalite di Kambu Kendari Naikkan Harga Jadi Rp15 Ribu per Liter Imbas Sulit Dapat Stok
Desi Triana Aswan August 10, 2026 12:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Kendari dalam dua pekan terakhir membuat masyarakat kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi jenis Pertalite.

Kondisi tersebut tidak hanya membuat pengendara harus menunggu berjam-jam di SPBU, tetapi juga mendorong kenaikan harga Pertalite di tingkat pengecer.

Harga Pertalite eceran yang sebelumnya berkisar Rp13 ribu per liter kini naik menjadi Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per liter.

Seorang warga, Devi, mengaku terkejut saat membeli Pertalite di pengecer samping SPBU Andounohu karena harganya telah mencapai Rp15 ribu per liter.

Sebelumnya, ia masih mendapatkan Pertalite eceran dengan harga Rp14 ribu per liter setelah mengalami kenaikan Rp1.000 dari harga sebelumnya.

Ia mengaku memilih tetap membeli meski harganya lebih mahal karena tidak sanggup mengantre di SPBU.

“Kalau di tempat lain saya kurang tahu, tapi rata-rata sudah naik menjadi Rp14 ribu. Ini saya dapat Rp15 ribu,” ujarnya kepada Tribunnewssultra.com, Senin (10/8/2026).

Baca juga: Retribusi Parkir Tepi Jalan SPBU Teratai Kendari Bukan untuk Pengantre BBM, Dishub Setop Sementara

Sementara itu, pengecer bensin di Jalan Malaka Andounohu, Wa Ode Faeda, mengatakan kenaikan harga terjadi karena dirinya kesulitan mendapatkan pasokan dari SPBU.

Ia harus mendatangi sejumlah SPBU dan ikut mengantre untuk memperoleh BBM yang kemudian dijual kembali.

“Sekarang sudah naik jadi Rp15 ribu per liter, karena kita juga susah dapatkan stoknya, harus mengantre,” tuturnya.

Menurutnya, kenaikan harga juga terjadi pada pengecer lain di sepanjang Jalan Malaka, Kelurahan Kambu, Kota Kendari.

“Saya tidak tahu pasti kalau di tempat lain berapa. Hanya sekarang dinaikkan semua,” jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.