TRIBUNTRENDS.COM - Nama pembalap Tian Ngantung menjadi sorotan setelah terlibat dalam kecelakaan maut pada ajang Tournament Drag Race di Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu (9/8/2026).
Insiden tersebut terjadi setelah mobil balap yang dikendarainya kehilangan kendali ketika melintasi garis finis dan kemudian menghantam kerumunan penonton.
Kecelakaan itu mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia dan sembilan lainnya mengalami luka-luka.
Tian diketahui merupakan pembalap yang tampil bersama tim Pangeran 05 McJoe dalam kejuaraan balap lurus tersebut.
Ia turun di kategori bergengsi Free For All (FFA) dengan mengendarai mobil Honda Jazz.
Tak hanya penonton yang menjadi korban, Tian juga mengalami luka serius akibat kecelakaan tersebut.
Setelah kejadian, pembalap itu sempat mendapat penanganan medis di RSU Monompia, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Namun, polisi kemudian memutuskan untuk merujuk Tian ke rumah sakit di Manado untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut sekaligus mempertimbangkan situasi di rumah sakit sebelumnya yang dipenuhi keluarga korban.
Kasat Reskrim Polres Kotamobagu Iptu Ahmad Waafi membenarkan bahwa Tian telah dipindahkan untuk menjalani perawatan di Manado.
Saat dievakuasi, kondisi Tian disebut mengalami luka parah, terutama pada bagian kepala.
Baca juga: Kronologi Penyebab Awhin Sanjaya Meninggal: Jatuh di Lintasan Usai Tabrak Ban Pembalap di Depannya
Namun, demi keamanan serta penanganan medis yang lebih memadai, pihak kepolisian memutuskan untuk merujuk Tian ke rumah sakit di Kota Manado.
Kepindahan ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kotamobagu, Iptu Ahmad Waafi.
"Pebalapnya sempat dirawat juga di RSU Monompia. Tapi karena di sana juga banyak keluarga korban, maka yang bersangkutan kita pindahkan," ungkap Iptu Ahmad Waafi, Minggu (9/8/2026).
"Jadi saat ini pembalapnya sudah dirujuk ke Manado," tambahnya.
Iptu Waafi menggambarkan kondisi terkini sang pembalap saat dipindahkan dengan luka parah di bagian kepala.
"Tadi saat dirujuk ke Manado, semua wajah pebalap penuh dengan perban," bebernya.
Akibat kondisi fisiknya yang memburuk usai benturan, tim penyidik Polres Kotamobagu hingga kini belum dapat melakukan pemeriksaan atau mengambil keterangan resmi dari Tian Ngantung.
"Pastinya akan kami periksa. Tapi saat ini belum bisa karena masih dalam perawatan," tegas Iptu Ahmad Waafi.
Sementara itu, barang bukti berupa kendaraan mobil Honda Jazz milik tim Pangeran 05 McJoe yang dikendarai Tian telah disita dan diamankan di Mapolres Kotamobagu guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Profil & Rekam Jejak Nadia Muna, Wakil Bupati Terpilih Temanggung 2024, Istri Pembalap Danang Dwi
Ajang Tournament Drag Race dan Drag Bike yang diikuti 590 starter sepeda motor dan 337 starter mobil ini semula berlangsung normal.
Petaka terjadi saat laga kelas FFA yang diikuti Tian.
Awalnya, mobil Honda Jazz yang dikemudikan Tian melaju lurus secara normal di lintasan.
Namun, sekitar 100 meter usai melewati garis finis dan memasuki area pengereman, kendaraan mengalami crash, kehilangan kendali, lalu menyapu kerumunan penonton di sisi lintasan.
Hantaman kuat tersebut membuat sejumlah warga terhempas.
Panitia seketika menghentikan seluruh rangkaian kejuaraan dan memfokuskan proses evakuasi korban ke rumah sakit.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Wagub Sumbar Vasko Ruseimy, Mobil Diduga Tak Terkendali di Tikungan
Kecelakaan tragis ini mengakibatkan 7 orang meninggal dunia dan 9 orang menderita luka-luka, mayoritas warga Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Kota Kotamobagu.
Daftar Korban Meninggal Dunia:
Korban Luka Berat dan Ringan (Perawatan RS Monompia, Bolmong):
Dirawat di RS Pobundayan Kotamobagu:
Rina Longkun (LB) — Bilalang Baru, Bolmong.
Ketua Panitia Tournament Drag Race, Lucky Sugeha, mendatangi rumah sakit untuk melihat kondisi para korban yang masih menjalani perawatan dan menegaskan kesiapan panitia untuk bertanggung jawab.
“Saya sudah berada di sini, di rumah sakit. Kami siap bertanggung jawab atas para korban yang masih dalam perawatan,” tegas Lucky Sugeha.
Kapolres Kotamobagu, AKBP Abdul Kholik, menambahkan bahwa kepolisian bersama dinas terkait tetap melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mendalami aspek keselamatan dan kelalaian pihak penyelenggara.
"Kami bersama dinas terkait sedang melakukan olah TKP," ujar AKBP Abdul Kholik saat dihubungi melalui WhatsApp.
"Kami saat dalam proses mencari dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, mengamankan TKP dan melakukan serangkaian tindakan kepolisian lainnya," jelasnya.
Sementara itu, barang bukti berupa kendaraan mobil Honda Jazz milik tim Pangeran 05 McJoe yang dikendarai Tian telah disita dan diamankan di Mapolres Kotamobagu guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Saat ini barang bukti kendaraan sudah kita amankan di Polres Kotamobagu. Perkara ini masih dalam proses penyelidikan. Pastinya kami akan memeriksa semuanya yang terlibat, maupun panitia," kata Iptu Ahmad Waafi.
(TribunTrends.com/TribunSumsel.com)