Sepanjang 2026, 22 Rumah di PALI Hangus Terbakar, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Terbanyak
Slamet Teguh August 10, 2026 03:01 PM

 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Sebanyak 22 peristiwa kebakaran rumah penduduk terjadi di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, hingga Senin (10/8/2026).

Tingginya angka kejadian tersebut membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bersama Polres PALI meningkatkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat, terutama di tengah cuaca panas dan angin kencang saat musim kemarau.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan PALI, Rizal Pahlefi, AP, MSi mengatakan dari 22 peristiwa kebakaran tersebut, penyebab terbanyak adalah korsleting listrik dan kelalaian saat berada di dapur.

“Musim kemarau ini material rumah cepat sekali terbakar. Banyak juga kejadian karena lupa mematikan kompor, mencabut colokan, atau membakar sampah di dekat rumah,” kata Rizal Pahlefi.

Ia menjelaskan, data 22 rumah terbakar tersebut tercatat sejak Januari hingga Agustus 2026.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materi dari masing-masing rumah ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam 22 peristiwa kebakaran tersebut.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 3 Rumah di Sinar Marga OKU Selatan, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan BPBD PALI, Damkar, TNI, Pertamina, dan masyarakat.

Rizal mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hendak meninggalkan rumah.

Menurutnya, warga perlu rutin mengecek instalasi listrik, tidak menumpuk kabel, mencabut charger yang tidak digunakan, serta tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala.

“Kita sudah memasuki puncak kemarau. Angin kencang, udara kering. Satu percikan kecil bisa jadi api besar. Tolong warga bantu jaga,” ujar Rizal saat ditemui di ruang kerjanya.

Selain menangani kebakaran rumah, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan PALI juga melakukan penyelamatan dan pencegahan di sedikitnya 18 lokasi lahan yang terbakar.

“Damkar dan Penyelamatan, BPBD serta pihak Pertamina telah menyiagakan mobil damkar dan personel piket selama 24 jam,” tuturnya.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 3 Rumah di Sinar Marga OKU Selatan, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

Polres PALI Imbau Warga Waspada

Terpisah, Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada melalui Kasi Humas Iptu Thomson Angka Wibawa turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.

Ia meminta warga memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan, termasuk memeriksa kompor dan instalasi listrik.

“Musim panas ini berdampak bagi kita kalau tidak waspada. Karena sedikit ada percikan api bisa membuat kerugian kita semua,” tandas Iptu Thomson Angka Wibawa.

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.