Pendapatan Morowali di KUA-PPAS 2026 Turun Rp273,8 Miliar
Fadhila Amalia August 10, 2026 03:24 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ismet

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – Pemerintah Kabupaten Morowali memproyeksikan pendapatan daerah dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp2.364.819.519.411.

Proyeksi tersebut mengalami penurunan dibandingkan pendapatan daerah telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp2.638.645.750.015.

Berdasarkan dokumen Rancangan KUA-PPAS 2026, terdapat selisih sebesar Rp273.826.230.604.

Baca juga: Festival Sea-sea 2026 di Banggai Kepulauan Padukan Pelestarian Tradisi dan UMKM

Jika dibandingkan dengan target pendapatan dalam APBD 2026, proyeksi pendapatan pada Rancangan KUA-PPAS tersebut turun sekitar 10,38 persen.

Dengan demikian, pendapatan daerah Morowali dalam rancangan anggaran terbaru diproyeksikan berada di angka Rp2,36 triliun.

Sementara itu, dalam APBD 2026 telah ditetapkan, target pendapatan daerah mencapai sekitar Rp2,64 triliun.

Penyesuaian proyeksi pendapatan tersebut menjadi salah satu poin dalam pembahasan Rancangan KUA-PPAS 2026.

Perubahan target pendapatan daerah turut berkaitan dengan kemampuan fiskal pemerintah daerah dalam membiayai berbagai program dan kegiatan pembangunan.

Dokumen Rancangan KUA-PPAS menjadi bagian dari proses penyusunan arah kebijakan anggaran Pemerintah Kabupaten Morowali untuk Tahun Anggaran 2026.

Penurunan proyeksi tersebut menunjukkan adanya penyesuaian terhadap perkiraan sumber-sumber pendapatan daerah yang akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan belanja pemerintah daerah.

Baca juga: Cetak Sejarah Baru! Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Race Perdana SS600 ARRC

Dengan proyeksi pendapatan sebesar Rp2,36 triliun, Pemkab Morowali perlu menyesuaikan perencanaan anggaran agar program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan sesuai kemampuan keuangan daerah.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.