Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 SMA Halaman 8-10 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, Kegiatan 1
Ayu Wahyuni August 10, 2026 03:27 PM

 

Pada kegiatan ini, siswa diajak menemukan ide pokok dan ide pendukung dalam teks argumentasi berjudul “Diversifikasi untuk Ketahanan Pangan”.

Mengutip melalui YouTube Media Pembelajaran, berikut jawaban yang dapat digunakan sebagai referensi belajar.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 SMA Halaman 7 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, Kegiatan 2

Kegiatan 1

Ayo, kita temukan ide pokok dan ide-ide pendukung dalam setiap paragraf!

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, "ide" adalah rancangan yang tersusun dalam pikiran, gagasan, atau cita-cita, sedangkan "pokok" adalah pusat. Oleh karena itu, "ide pokok" adalah rancangan pokok yang tersusun di dalam pikiran, gagasan, atau merupakan suatu pikiran utama dari sebuah paragraf.

Setiap paragraf hanya memuat satu ide pokok yang tertuang dalam kalimat utama. Ide pokok tersebut kemudian dijabarkan melalui ide-ide penjelas yang tersaji dalam kalimat-kalimat penjelas. Kalimat utama juga dikenal dengan istilah kalimat topik.

Bacalah teks argumentasi berikut ini dengan saksama dan garis bawahi ide pokok serta ide-ide penjelas dengan menggunakan pensil warna yang berbeda untuk setiap paragraf.

Diversifikasi untuk Ketahanan Pangan

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 SMA Halaman 4 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, Gambar 1.2

Jawaban:

Ide pokok dan ide pendukung teks "Diversifikasi untuk Ketahanan Pangan":

Paragraf 1

  • Ide pokok: Ketahanan pangan perlu diperkuat karena Indonesia terlalu bergantung pada beras.
  • Ide pendukung: Konsumsi beras mencapai 94,9 kg per kapita per tahun; kebutuhan mencapai 29,6 juta ton per tahun; Indonesia masih perlu mengimpor beras untuk menjaga harga.

Paragraf 2

  • Ide pokok: Konsumsi pangan Indonesia dahulu lebih beragam, tetapi kemudian beras menjadi semakin dominan.
  • Ide pendukung: Pada 1954, beras hanya 53,5 persen sumber karbohidrat; sisanya berasal dari ubi kayu, jagung, dan kentang. Pada akhir 1980-an, konsumsi beras meningkat menjadi 81,1 % .

Paragraf 3

  • Ide pokok: Pemerintah berupaya mengembalikan keragaman pangan melalui Gerakan Diversifikasi Pangan.
  • Ide pendukung: Gerakan dipelopori Kementerian Pertanian dan dilakukan di 34 provinsi; bertujuan mengurangi ketergantungan pada beras dan meningkatkan konsumsi pangan lokal.

Paragraf 4

  • Ide pokok: Keberhasilan diversifikasi pangan membutuhkan sinergi dan kete-ladanan dari pemerintah daerah.
  • Ide pendukung: Gubernur dan bupati/wali kota diajak bekerja sama; kebijakan sehari tanpa nasi belum efektif; kepala daerah perlu memberi contoh mengo-nsumsi pangan lokal.

Paragraf 5

  • Ide pokok: Diversifikasi pangan memiliki target mengurangi konsumsi beras dan mengembangkan UMKM pangan lokal.
  • Ide pendukung: Konsumsi beras ditargetkan turun dari 94,9 kg menjadi 85 kg per kapita per tahun; diperlukan kampanye masif dan pasokan pangan non-beras yang dapat diandalkan.

Paragraf 6

  • Ide pokok: Diversifikasi pangan tidak dapat dilakukan tanpa meningkatkan produksi dan ketersediaan pangan lokal.
  • Ide pendukung: Ketersediaan bahan baku masih terbatas; harga pangan lokal kurang kompetitif; diperlukan sinergi berbagai pihak di 34 provinsi.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.