Chico Hakim: 3 Layanan Baru Jakarta Hadir, dari Call Center hingga Bus Listrik HBKB
Dodi Hasanuddin August 10, 2026 03:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Warga Jakarta kini memiliki sejumlah layanan baru untuk menunjang mobilitas dan keselamatan di jalan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan tiga program sekaligus, yakni Call Center 1500813, layanan Transjakarta rute khusus Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Ancol 51ST, serta Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan (Pelopor KITA) Jakarta.

Ketiga program tersebut diperkenalkan dalam pelaksanaan HBKB di kawasan Bundaran HI, Minggu (9/8/2026). 

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Siap Lakukan Modifikasi Cuaca Jika Terjadi Kemarau Berkepanjangan di Ibu Kota

Kehadirannya diarahkan untuk memperkuat respons terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di jalan, sekaligus mendorong sistem transportasi Jakarta yang semakin terintegrasi dan mengutamakan keselamatan.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, mengatakan peluncuran ketiga program tersebut merupakan bagian dari agenda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang transportasi dan keselamatan.

“Ketiga program yang diluncurkan hari ini merupakan bagian dari komitmen Gubernur Pramono Anung beserta seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global, sejalan dengan RPJMD Provinsi DKI Jakarta 2025–2029 dan Jakarta RISE #20,” kata Chico.

Salah satu layanan yang diperkenalkan adalah Call Center 1500813 dengan tema “Satu Nomor, Solusi Transportasi Jakarta”.

Baca juga: Dishub DKI Luncurkan Call Center 1500813, Warga Bisa Lapor Kecelakaan hingga Layanan Derek 24 Jam

Layanan tersebut disiapkan sebagai saluran bantuan bagi masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan di perjalanan.

Melalui satu nomor tersebut, masyarakat dapat memperoleh lima jenis layanan, mulai dari permintaan derek kendaraan, pemanduan dalam kondisi darurat, pemanduan kendaraan jenazah, pengaduan mengenai sarana dan prasarana lalu lintas, hingga penanganan musibah yang terjadi di jalan.

Untuk mendukung layanan tersebut, sebanyak 52 petugas disiagakan selama 24 jam setiap hari. Pemprov DKI Jakarta menetapkan target waktu respons maksimal 15 menit agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani dengan cepat.

Operasional Call Center 1500813 juga sempat terdampak kebakaran yang terjadi di Gedung Dinas Teknis pada Jumat malam. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada lantai 16, termasuk area Unit Pengendali Lampu Lalu Lintas (UP SPLL) Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Untuk menjaga layanan kepada masyarakat tetap berjalan, petugas Call Center kemudian dipindahkan ke Kantor Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Perhubungan di kawasan MT Haryono. Proses relokasi telah dimulai sejak Sabtu dan dijadwalkan berlanjut hingga Senin dan Selasa.

Baca juga: Kemenkes Ungkap Angka Depresi Warga Jakarta Lebih Tinggi dari Nasional, Ini Reaksi Chico Hakim

Meski perpindahan lokasi petugas masih berlangsung, masyarakat tetap dapat mengakses Call Center 1500813. Pemprov DKI Jakarta memastikan layanan tersebut dapat beroperasi secara optimal mulai Rabu mendatang.

Selain layanan respons cepat, Pemprov DKI Jakarta juga memperluas pilihan mobilitas warga saat HBKB melalui rute khusus Transjakarta 51ST yang menghubungkan kawasan Sudirman-Thamrin dengan Ancol.

Rute tersebut membentang sepanjang 34,9 kilometer dari Bundaran Senayan menuju Bundaran Symphony of The Sea, Ancol, dengan 18 titik perhentian. Layanan ini menggunakan tujuh unit bus listrik tipe EV Hideck dengan waktu tunggu antarbus atau headway sekitar 15 hingga 20 menit.

Pada peluncuran perdana, tarif layanan tersebut ditetapkan hanya Rp1. Setelah pelaksanaan HBKB kali ini, tarif akan kembali menjadi Rp3.500 pada pelaksanaan berikutnya.

Rute 51ST hanya beroperasi pada hari Minggu bertepatan dengan pelaksanaan HBKB, mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Kehadiran rute tersebut diharapkan membuat warga lebih mudah berpindah dari kawasan HBKB Sudirman-Thamrin menuju Ancol tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.

Baca juga: Survei IPI Pramono Anung Peringkat Kelima, Chico Hakim: Warga Jakarta Kritis, tak Mudah Puas

Dengan demikian, dua kawasan HBKB di Jakarta dapat terhubung dalam satu pilihan perjalanan yang lebih praktis bagi masyarakat.

Program lainnya adalah Pelopor KITA Jakarta yang difokuskan pada peningkatan kesadaran keselamatan lalu lintas dan angkutan. Program ini melibatkan masyarakat melalui empat kelompok, yakni Pelajar Pelopor, OJOL Pelopor Jakarta, Awak Angkutan Umum Teladan, serta kategori khusus.

Pelopor KITA menjadi wadah edukasi sekaligus kolaborasi dengan berbagai kelompok pengguna jalan. Pendekatan tersebut diarahkan agar budaya keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas, tetapi juga tumbuh dari kesadaran masyarakat yang beraktivitas setiap hari di jalan raya.

Peluncuran tiga program tersebut sekaligus menunjukkan upaya Pemprov DKI Jakarta menggabungkan layanan transportasi, kemudahan akses bantuan, serta edukasi keselamatan dalam satu ekosistem pelayanan publik.

Pemprov DKI Jakarta berharap berbagai inovasi tersebut dapat membuat perjalanan warga semakin mudah, aman, dan terhubung, sekaligus mendukung pengembangan Jakarta sebagai kota yang memiliki layanan publik adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Dengan peluncuran ini, Pemprov DKI Jakarta di masa kepemimpinan Gubernur Pramono Anung terus memperkuat integrasi layanan transportasi, keselamatan berlalu lintas, dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat di jalan,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.