Momen Perwira Polisi Teddy Fanani Temui Bill Irzano Usai Dugaan Pemukulan Viral di Medsos
Rita Lismini August 10, 2026 03:54 PM

TRIBUNBENGKULU.COM - Perselisihan antara Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Teddy Fanani, dengan pengendara mobil bernama Bill Irzano alias Bili (23), akhirnya berujung damai.

Sebelumnya, perselisihan keduanya viral di media sosial setelah rekaman kejadian yang disebut berlangsung di Jalan Adinegoro, Kelurahan Lubuk Buaya, Kota Padang, Jumat (7/8/2026), beredar luas.

Bill sebelumnya mengaku menjadi korban dugaan pemukulan dalam kejadian tersebut.

Ia bahkan melaporkan Teddy Fanani ke Propam Polda Sumbar pada Jumat (7/8/2026).

Namun, persoalan itu kini telah diselesaikan secara kekeluargaan setelah Teddy dan Bill bertemu pada Minggu (9/8/2026) malam.

Pertemuan tersebut menjadi perhatian karena suasananya jauh berbeda dari perselisihan yang sebelumnya viral di media sosial.

Dalam pertemuan itu, Teddy terlihat menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Bill.

Keduanya kemudian berjabat tangan dan berpelukan sebagai tanda bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan.

Teddy Temui Bill Bersama Ibunya

Dalam pertemuan tersebut, Bill tidak datang seorang diri.

Ia hadir bersama ibunya, Susi Suzzana.

Teddy kemudian tidak hanya menemui Bill, tetapi juga menghampiri Susi.

Dalam video pertemuan yang beredar, Teddy terlihat mencium tangan dan memeluk ibu Bill.

Momen tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Pertemuan itu menjadi babak baru setelah sebelumnya perselisihan keduanya menjadi sorotan publik dan memicu berbagai komentar di media sosial.

Selain Bill dan ibunya, terdapat pula sejumlah pihak lain yang hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk teman Bill yang sebelumnya berada di dalam mobil saat kejadian.

Pertemuan itu juga disaksikan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya dan Ketua PWI Sumbar Widya Navies.

Kehadiran kedua pihak tersebut turut mendampingi proses penyelesaian persoalan antara Teddy dan Bill.

Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan bahwa Teddy dan Bill telah bertemu dan menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.

Menurut Susmelawati, perdamaian tercapai setelah kedua pihak melakukan komunikasi dan memiliki niat untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

“Alhamdulillah, kedua belah pihak telah dipertemukan dalam suasana yang baik dan penuh kekeluargaan. Dengan adanya niat baik dan ketulusan, persoalan yang terjadi akhirnya dapat diselesaikan secara damai,” ujar Susmelawati, Senin (10/8/2026) dikutip dari TribunPadang, Senin (10/8/2026). 

Ia menegaskan, kesepakatan tersebut merupakan keputusan kedua belah pihak dan tidak dilakukan karena adanya paksaan.

“Kedua belah pihak telah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan, itu yang terpenting,” jelasnya.

Kesepakatan damai tersebut juga telah dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh kedua pihak.

Berawal dari Perselisihan di Jalan

Sebelumnya, perselisihan Teddy dan Bill terjadi ketika keduanya berada dalam perjalanan di kawasan Kota Padang pada Jumat (7/8/2026).

Menurut keterangan Teddy, dirinya saat itu sedang menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Di tengah perjalanan, kendaraan yang ditumpanginya disalip oleh kendaraan yang dikemudikan Bill dari sebelah kiri.

Teddy menyebut kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi hingga hampir menyebabkan kecelakaan.

Setelah kejadian itu, pengemudi kemudian dikejar dan diminta menghentikan kendaraannya.

Teddy membantah melakukan pemukulan terhadap Bill.

Ia mengatakan justru meminta anggotanya agar tidak melakukan kekerasan dan persoalan tersebut dibicarakan secara baik-baik.

“Saya yang teriak, jangan dipukul-pukul, bawa sini saja, kita omongin,” ujar Teddy.

Sementara itu, Bill memiliki versi berbeda.

Bill mengakui dirinya melakukan kesalahan karena menyalip kendaraan dari sebelah kiri.

Ia juga mengatakan telah meminta maaf setelah menyadari kesalahannya.

Namun, Bill mengaku dirinya kemudian mengalami kekerasan.

Ia menyebut bagian wajahnya dipukul dan kacamatanya mengalami kerusakan.

Perselisihan tersebut kemudian dilaporkan Bill ke Propam Polda Sumbar dan menjadi perhatian publik setelah rekamannya beredar di media sosial.

Kini, setelah kedua pihak bertemu dan sepakat berdamai, persoalan tersebut tidak lagi dilanjutkan.

Polda Sumbar menyebut perdamaian itu diharapkan menjadi pembelajaran bagi semua pihak sekaligus momentum untuk kembali mempererat hubungan kekeluargaan.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, perselisihan antara Teddy Fanani dan Bill Irzano yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial akhirnya diselesaikan melalui jalur kekeluargaan.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.