Injai Berpotensi Absen hingga November, Pelatih PSS Sleman Ungkap Kebugaran Sejumlah Nama
Hari Susmayanti August 10, 2026 05:02 PM

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Persiapan PSS Sleman menuju Super League 2026/2027 masih dihadapkan pada persoalan kebugaran pemain.

Sejumlah penggawa Super Elja belum bisa tampil maksimal karena mengalami cedera dan masih menjalani proses pemulihan.

Salah satu pemain yang harus menepi cukup lama adalah Frederic Injai.

Gelandang serang asal Prancis tersebut baru saja menjalani operasi akibat cedera pada bagian pergelangan kaki atau engkel.

Kondisi Injai bahkan sudah terlihat saat PSS Sleman memperkenalkan skuadnya dalam launching tim di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (8/8/2026). 

Saat masuk ke lapangan untuk diperkenalkan kepada suporter, Injai tampak harus menggunakan dua tongkat untuk membantunya berjalan.

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, mengatakan Injai baru menjalani operasi pada pekan lalu sehingga masih membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisinya.

“Injai baru saja menjalani operasi minggu lalu, jadi kondisinya masih belum pulih betul, memakan waktu satu atau dua bulan,” kata Pieter, Senin (10/8/2026).

Baca juga: Kuota Pemain Asing PSS Sleman Sudah Penuh, Huistra Buka Peluang Buru Pemain Lokal

Dengan proses pemulihan tersebut, Injai diperkirakan baru bisa kembali memperkuat PSS pada Oktober atau November mendatang. 

Pieter berharap pemulihan berjalan lancar sehingga sang pemain dapat kembali ke lapangan tanpa mengalami kendala.

“Dia menjalani operasi, jadi dia butuh waktu sekarang. Dan mudah-mudahan di bulan Oktober atau November dia sudah siap kembali,” ujarnya.

Selain Injai, PSS juga masih harus menunggu kembalinya gelandang berpengalaman Hanif Sjahbandi.

Sama seperti Injai, Hanif baru menjalani operasi sehingga membutuhkan waktu cukup untuk kembali ke kondisi terbaik.

“Hanif juga sama, dia baru kembali dari operasi dan butuh waktu,” jelas Pieter.

Masalah kebugaran juga membuat tim pelatih harus berhati-hati dalam menurunkan pemain pada laga uji coba. Stefan Ashkovski dan Melvyn Lorenzen menjadi dua pemain yang belum dimainkan karena masih mengalami cedera.

Pieter menegaskan keputusan untuk tidak menurunkan keduanya diambil demi menghindari risiko cedera yang lebih parah.

“Dia sedang cedera, begitu juga dengan Melvyn Lorenzen. Kami tidak ingin mengambil risiko untuk mereka ini,” tutur Pieter.

Selain nama-nama tersebut, Christophe Nduwarugira dan pemain muda Ferrel Arda Santoso juga masih menjalani proses pemulihan kebugaran. Keduanya belum sepenuhnya berada dalam kondisi fisik ideal untuk tampil.

Situasi ini membuat Pieter Huistra harus cermat mengatur kondisi skuad di tengah persiapan menuju kompetisi. 

PSS masih memiliki waktu untuk memastikan para pemain yang mengalami cedera maupun masalah kebugaran dapat kembali secara bertahap.

Terlebih, kompetisi Super League 2026/2027 akan menjadi tantangan panjang bagi PSS setelah kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.