Atasi Kelangkaan Semen di Aceh, PT SBA Perpanjang Jam Operasional untuk Genjot Distribusi
Muliadi Gani August 10, 2026 05:51 PM

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Menanggapi fenomena kelangkaan pasokan semen yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh dalam beberapa waktu terakhir, PT Solusi Bangunan Andalas (SBA) mengambil langkah strategis.

Produsen Semen Andalas ini resmi memperpanjang jam operasional pada unit packing plant (fasilitas pengemasan semen) guna menggenjot serta mempercepat distribusi produk ke tangan masyarakat.

General Manager PT SBA, R Adi Sentosa, menegaskan bahwa operasional pabrik hingga saat ini berjalan sangat normal dengan kapasitas produksi yang sudah ditembus hingga batas maksimal.

"Sampai hari ini PT Solusi Bangunan Andalas (SBA) sebagai produsen Semen Andalas tetap berproduksi seperti biasa.

Bahkan kami membuka waktu kerja lebih panjang di packing plant dengan harapan lebih banyak produk yang bisa didistribusikan ke masyarakat," kata Adi di hadapan anggota Komite II DPD RI, Azhari Cage, saat menggelar kunjungan kerja ke pabrik pada Sabtu (8/8/2026).

Adi membeberkan bahwa dinamika pasar pada tahun 2026 mengalami lonjakan permintaan (demand) yang amat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Baca juga: Tambang Emas Ilegal Digerebek di Hutan Tangse, Polisi Sita Ekskavator dan Amankan 4 Orang

Pada 2025, pabrik sempat beberapa kali menghentikan mesin produksi akibat lesunya daya serap pasar. 

Namun memasuki tahun 2026, lini produksi terus berjalan tanpa henti.

Saat ini, kapasitas total produksi SBA telah menyentuh angka 1,8 juta ton per tahun.

Meningkatnya permintaan diperkirakan dipicu mulai bergulirnya sejumlah proyek pemerintah serta meningkatnya aktivitas pembangunan masyarakat pascabencana.

"Kalau analisa umum, bisa jadi karena sekarang banyak proyek srategis pemerintah mulai berjalan, seperti KDMP, Sekolah Rakyat.

Rehabilitasi Pasca-Bencana, akselerasi program rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur publik di kawasan terdampak.

Pembangunan Mandiri Masyarakat,meningkatnya aktivitas perbaikan serta pembangunan hunian oleh warga secara serentak.

Secara hukum pasar, ketika permintaan naik tentu kebutuhan semen ikut meningkat.  Itu analisa saya pribadi," jelasnya.

Baca juga: Semen Mulai Langka di Pidie, Pedagang Keluhkan Pasokan Distributor Terbatas

SBA Garansi Tidak Ada Kenaikan Harga 

Meski perusahaan dihadapkan pada pembengkakan biaya operasional akibat kenaikan harga energi dan suku cadang industri, manajemen SBA mengambil sikap tegas untuk tidak menaikkan harga jual semen khusus di wilayah Aceh dan daerah Sumatra yang terdampak bencana.

"Khusus untuk Aceh dan daerah di Sumatra yang terdampak bencana, manajemen memutuskan tidak menaikkan harga.

Jadi beban tambahan akibat kenaikan harga energi tidak dibebankan kepada konsumen di Aceh.

Harga semen di Aceh tetap tidak berubah," kata Adi.

Mengenai kelangkaan yang masih dirasakan konsumen di tingkat eceran, Adi menjelaskan bahwa kewenangan SBA berada pada ranah menjaga kontinuitas produksi dan memastikan pasokan keluar dari pabrik secara maksimal.

Pihaknya mengakui tak memiliki wewenang langsung untuk mengontrol harga serta alur penjualan di tingkat pasar.

Kendati demikian, masukan terkait pemerataan pasokan telah disampaikan secara langsung kepada para distributor besar saat kunjungan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkunjung ke Aceh pekan lalu.

SBA berharap rantai pasok dari distributor hingga ke pengecer dapat tersalurkan secara adil dan merata ke seluruh pelosok daerah, sehingga tidak timbul penumpukan hanya di titik-titik tertentu yang memicu kepanikan warga.

Kalau distribusinya tidak merata, justru akan menjadi backfire bagi kami karena seolah-olah kami tidak mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

(Serambinews.com/Rianza Alfandi)

Baca juga: Aceh Butuh Tambahan Semen, Wagub Dek Fadh Lapor ke Mendagri dan Danantara

Baca juga: Mualem Bentuk Tim Khusus Usut Kelangkaan Semen dan BBM di Aceh

Baca juga: Semen Langka di Aceh Tamiang, Harga Melonjak Dua Kali Lipat hingga Rp100 Ribu per Zak

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.