4 Pemain Naturalisasi Abal-abal Didaftarkan JDT Berstatus Lokal di Liga Malaysia, Akali Aturan?
Dwi Setiawan August 10, 2026 06:57 PM

TRIBUNNEWS.COM – Empat pemain yang sebelumnya terseret kontroversi proses naturalisasi Malaysia kini bergabung dengan Johor Darul Ta'zim (JDT) dan berpotensi didaftarkan sebagai pemain lokal di Liga Malaysia.

Keempat pemain tersebut adalah Jon Irazabal dan Gabriel Palmero yang berasal dari Spanyol, Hector Hevel asal Belanda, serta Joao Figueiredo dari Brasil.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh media Malaysia. One Football MY di X pada Senin (10/8/2026).

"Gabriel Palmero gabung dengan JDT, bermakna ada 5 pemain palsu yang didaftarkan sebagai pemain lokal dalam pasukan JDT. MFL (PSSI-nya Malaysia) hanya tutup mata atas semua penipuan ini. Tidak adil bagi klub Liga Malaysia yang lain untuk bersaing. Corrupted," tulis One Football MY.

Sebelumnya, sudah pemain keturunan Spanyol yang dimanipulasi yakni Natxo Insa.

Meski begitu, tak diketahui pasti apakan pemain berusia 40 tahun itu diperpanjang oleh JDT.

Yang jelas, JDT kini mendaftarkan Jon Irazabal, Gabriel Palmero, Hector Hevel dan Joao Figueiredo sebagai pemain lokal.

Mereka sebelumnya telah memperoleh kewarganegaraan Malaysia melalui proses naturalisasi.

Namun, status keempat pemain tersebut menjadi sorotan setelah FIFA menolak dokumen yang digunakan dalam proses kelayakan mereka untuk memperkuat Timnas Malaysia.

Dokumen tersebut berkaitan dengan klaim garis keturunan yang menjadi dasar proses naturalisasi.

Meski demikian, pemerintah Malaysia tetap mempertahankan keputusan pemberian kewarganegaraan kepada para pemain tersebut berdasarkan dokumen yang telah digunakan dalam proses tersebut.

Baca juga: FAM Kecewa setelah CAS Tolak Banding Kasus 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia

Kini, keempatnya menjadi bagian dari JDT dan dapat memberikan keuntungan bagi klub dalam kompetisi domestik.

Pasalnya, mereka berstatus sebagai warga negara Malaysia sehingga berpeluang didaftarkan sebagai pemain lokal di Liga Malaysia, terlepas dari kontroversi yang sebelumnya muncul dalam proses kelayakan mereka membela tim nasional.

Belum Bisa Langsung Membela Timnas Malaysia

Meski telah memperoleh kewarganegaraan Malaysia, keempat pemain tersebut belum otomatis dapat memperkuat Timnas Malaysia.

Berdasarkan aturan FIFA mengenai kelayakan pemain yang tidak memiliki hubungan keturunan dengan suatu negara, mereka harus memenuhi persyaratan masa tinggal sebelum dapat membela tim nasional.

Dalam kasus ini, keempat pemain tersebut harus menetap di Malaysia selama lima tahun berturut-turut agar memenuhi persyaratan yang berlaku.

Dengan demikian, status mereka sebagai warga negara Malaysia dan status kelayakan untuk memperkuat tim nasional merupakan dua hal yang berbeda.

Untuk sementara, keberadaan mereka lebih dahulu memberikan keuntungan bagi JDT di kompetisi domestik.

Keempat pemain tersebut juga berpotensi memberikan keuntungan strategis bagi JDT dalam menyusun skuad.

Liga Malaysia memiliki aturan mengenai kuota pemain asing, dengan setiap klub dapat menurunkan maksimal tujuh pemain asing.

Jika keempat pemain tersebut didaftarkan sebagai pemain lokal, JDT tidak perlu menggunakan slot pemain asing untuk mereka.

Kondisi tersebut memberikan ruang bagi JDT untuk tetap mendatangkan dan memainkan pemain asing lainnya sesuai regulasi kompetisi.

Empat pemain yang bergabung dengan JDT tersebut adalah:

  1. Jon Irazabal – Spanyol
  2. Gabriel Palmero – Spanyol
  3. Hector Hevel – Belanda
  4. João Figueiredo – Brasil

Dengan status kewarganegaraan Malaysia yang telah mereka peroleh, keempat pemain tersebut kini menghadapi situasi yang berbeda antara kompetisi klub dan level tim nasional.

Di level klub, mereka berpotensi berstatus pemain lokal bersama JDT, sedangkan untuk memperkuat Timnas Malaysia, mereka masih harus memenuhi persyaratan kelayakan FIFA.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.