KDMP di Cilacap Ramai tapi Bukan Pembeli, Disulap Jadi Lapangan Badminton
khoirul muzaki August 11, 2026 01:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Bangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di Desa Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, sempat disangka sudah mulai beroperasi setelah terlihat ramai aktivitas di dalamnya.


Namun, keramaian tersebut ternyata bukan karena aktivitas jual beli atau kegiatan operasional Kopdes.


Bangunan Kopdes tersebut justru sementara disulap menjadi tempat pertandingan bulutangkis dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tingkat Desa Sikanco.


Hal itu bermula dari unggahan akun POVTIVE yang menyoroti aktivitas di dalam bangunan Kopdes tersebut.


Dalam unggahannya, akun tersebut menulis caption yang menyebut Kopdes di Cilacap sempat ramai disangka mulai beroperasi karena terlihat banyak aktivitas di dalamnya.


Namun, ternyata bangunan tersebut bukan digunakan untuk berjualan, melainkan disulap menjadi tempat bermain bulu tangkis.


Unggahan itu kemudian viral di media sosial.


Hingga kini, postingan tersebut telah mendapatkan 162 ribu likes dan 3.354 komentar.


Dalam unggahan tersebut juga disampaikan narasi bernada jenaka bahwa Kopdes belum buka, tetapi lapangannya justru sudah ramai digunakan untuk pertandingan.


Sekretaris Desa (Sekdes) Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Atik Setiawan, menjelaskan aktivitas di dalam bangunan Kopdes tersebut memang bukan bagian dari kegiatan operasional koperasi.


Menurutnya, penggunaan bangunan sebagai tempat pertandingan badminton hanya bersifat sementara dan berkaitan dengan rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI tingkat Desa Sikanco.


"Intinya ini kan kegiatan di Kopdes itu, ibaratnya tidak merubah Kopdes menjadi gedung olahraga. Ini adalah dalam rangka kegiatan HUT ke-81 RI tingkat desa," kata Atik kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/8/2026). 


Ia menjelaskan, kegiatan pertandingan tersebut dilaksanakan pada 4 sampai 7 Agustus 2026.


Peserta pertandingan merupakan warga setempat atau masyarakat Desa Sikanco.


Atik menegaskan, sampai saat ini Kopdes di Desa Sikanco tersebut memang belum beroperasi.


Menurutnya, di dalam Kopdes saat ini juga belum terdapat aktivitas usaha seperti yang mungkin disangka masyarakat setelah melihat ramainya kegiatan di bangunan tersebut.


"Kopdes itu belum beroperasi dan baru ada 
motor roda tiga," ujarnya.


Ia menambahkan, penggunaan bangunan Kopdes sebagai lokasi pertandingan badminton semata-mata untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 RI di tingkat desa.


"Hanya untuk menyemarakan HUT RI saja. Belum ada apa-apanya Kopdesnya," kata Atik.


Terkait penggunaan bangunan tersebut, pihak desa juga telah melakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas.


Atik memastikan kegiatan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengubah fungsi bangunan Kopdes menjadi gedung olahraga.


"Sudah koordinasi juga dengan Bhabinkamtibmas. Semisalkan buat negatif lah tidak boleh," jelasnya.


Ia menerangkan, lapangan badminton tersebut dibuat menggunakan karpet khusus yang dipasang sementara di dalam bangunan Kopdes.

Baca juga: Harga Tiket Loco Tour Blora, Wisata Naik Kereta Susur Hutan Jati


Karpet tersebut tidak menjadi bagian permanen dari bangunan.


Setelah rangkaian pertandingan selesai, karpet lapangan tersebut akan kembali digulung dan bangunan dikembalikan seperti semula.


"Karena ijo memang ya karena pakai karpet khusus lapangan. Kalau sudah selesai ya digulung lagi," ujarnya.


Atik juga menyebut kegiatan pertandingan badminton di dalam bangunan Kopdes tersebut baru dilakukan tahun ini.


Pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa tidak pernah digelar di lokasi tersebut.


"Tahun lalu tidak ada badminton," katanya.


Dengan demikian, ramainya aktivitas di bangunan Kopdes Sikanco yang kemudian viral di media sosial bukan menandakan koperasi tersebut telah mulai beroperasi.


Bangunan Kopdes untuk sementara digunakan sebagai lokasi pertandingan badminton dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI tingkat Desa Sikanco, dengan peserta yang merupakan masyarakat setempat.


Setelah kegiatan selesai, karpet khusus lapangan badminton digulung kembali dan bangunan tersebut tetap diperuntukkan sebagai Kopdes yang hingga kini belum mulai beroperasi. (jti) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.