Kesaksian Warga Sebut Mobil Honda Jazz Sudah Oleng 2 Hari Sebelum Drag Race Maut di Upai Kotamobagu
Dewangga Ardhiananta August 11, 2026 09:22 AM

KEJADIAN tabrakan maut dalam Drag Race di Jalan A.P Mokoginta, Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) pada Minggu (9/8/2026) masih menyisakan trauma mendalam bagi warga.

Diketahui, 8 warga tewas serta belasan lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Trauma itu muncul bersama kenangan atas orang yang dicintai, saat sejumlah keluarga korban memasang lilin di tempat kejadian perkara (TKP), Senin (10/8/2026) malam.

Warga memasang lilin tepat di lokasi keluarganya yang meninggal dunia.

Cahaya kecil berpendar dari dari lilin-lilin itu, mengusir kegelapan di sekitarnya.

Angin sesekali bertiup kencang, membuat lilin lilin itu bergetar, nyaris mati.

Tapi cahaya selalu bisa kembali pulih.

Desi, salah satu keluarga menuturkan, kejadian itu terjadi sangat cepat, hanya dalam hitungan detik.

"Mobil itu tiba-tiba saja oleng dan menabrak warga," katanya.

Ungkap dia, sejumlah warga secara refleks dapat menghindar.

Tak demikian halnya dengan beberapa orang.

"Mungkin yang paham dengan mobil bisa memperkirakan kejadian itu dan menghindar, tak demikian dengan ibu-ibu serta Oma dan anak-anak, mereka jadi kalau korban," katanya.

Salah satu warga yang enggan namanya disebut melukiskan kejadian itu benar-benar tragis.

Dalam sekejap, kegembiraan warga berubah jadi kesedihan dan ratapan.

"Peristiwa itu sangat cepat, kendaraan tiba-tiba oleng, ada beberapa tempat yang ia lewat begitu saja, bahkan ada seorang anak yang hanya sejengkal dari mobil itu, namun dengan tak terelakkan mobil menabrak kerumunan orang," katanya.

Ia menuturkan, kendaraan mobil Honda Jazz maut itu sempat oleng dua hari sebelum kejadian.

Saat itu pengendaranya berbeda.

"Lomba itu sudah beberapa hari, dua hari sebelumnya sempat oleng," katanya.

Ia menyebut, baru sekali ini drag race digelar di lokasi tersebut.

Dari amatannya, lokasi itu sama sekali tak layak.

"Karena banyak pemukiman di sekitar sini," kata dia.

Daftar Korban

Berikut daftar korban meninggal dunia di dua rumah sakit Kota Kotamobagu:

Korban Meninggal Dunia

1. Di RS. Monompia:

- Harianti mokoginta, bilalang 3 Utara (MD)

- ⁠Nilawati Mokodongan, Pontodon Induk (MD)

- ⁠Ali Jojang, bilalang 4 (MD) 

2. Di Rs. Pobundayan:

- Lisma Mokoginta, Bilalang Utara (MD)

- Ali Ponamon, Pontodon Induk (MD)

- Risna Longkun, Bilalang Baru (MD)

- Biyo Mokoagow, Bilalang 3 (MD)

- Rugaina Menangis, Bilalang IV (MD)

Korban Luka

Dirawat di RSU Monompia, Kabupaten Bolaang Mongondow:

Murdani Pobela — Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat).

Muxin Dondo — Pontodon Timur, Kota Kotamobagu (luka berat).

Arhan Mokoginta — Bilalang 3, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat).

Rapiska Mokodongan — Genggulang (luka berat).

Enjelia Lito — Bilalang 3, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat).

Prasetio Mokodongan — Pontodon, Kota Kotamobagu (luka ringan).

Dirujuk ke RSUD Kandou Manado:

Nur Almira Pobela — Perempuan, Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat)

Hadi Toisi — Pangian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat)

Rina Longkun — Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat)

(TribunManado.co.id/Art)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.