TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pemuda yang diduga mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di wilayah Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Minggu (9/8/2026).
Pemuda tersebut diketahui merupakan gitaris salah satu grup dangdut asal Desa Tangkil, Kecamatan Panggul.
Video yang beredar luas di media sosial itu menarik perhatian warganet karena korban tetap berusaha menghubungi temannya meski berada dalam kondisi terjatuh di area persawahan.
Berdasarkan informasi yang beredar, kecelakaan diduga terjadi di kawasan Desa Manggis, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.
Dalam rekaman video, korban terlihat berada di area persawahan dengan posisi tubuh tertindih sepeda motor. Di dekat korban juga tampak sebuah gitar yang dibawanya saat perjalanan menuju lokasi manggung.
Baca juga: Kebakaran Lahan Tebu di Ngancar Kediri Hanguskan 4 Hektare, Kerugian Capai Rp 105 Juta
Kondisi sepeda motor, gitar, serta pakaian korban terlihat penuh lumpur akibat terjatuh ke area sawah.
Meski masih berada di lokasi kejadian, korban berusaha menghubungi rekannya melalui telepon untuk mengabarkan bahwa dirinya mengalami kecelakaan.
“Kang aku tibo, aku ning sawah aku tibo iki, sepurane ora iso iki. Ning sawah daerah Manggis.”
Sejumlah warga yang melintas kemudian menghampiri dan berusaha memberikan pertolongan kepada korban.
Saat berbincang dengan warga, korban menjelaskan bahwa dirinya sedang dalam perjalanan menuju Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, untuk memenuhi jadwal tampil bersama grup musiknya.
“Aku iki maeng ate tanggapan, diburu waktu ”
“Aku arep nang Sawahan mas”
Korban mengaku kecelakaan terjadi ketika dirinya melihat sesuatu muncul secara tiba-tiba di depan sepeda motor yang dikendarainya.
Kondisi tersebut membuatnya kehilangan kendali hingga akhirnya terjatuh ke area persawahan.
“Jane ya orang banter tapi ngarep moro-moro eneng opo ngunu yo prasaku iki”
Video tersebut sontak memancing berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang menyoroti sikap korban yang tetap memikirkan tanggung jawab pekerjaan dan berusaha memberi kabar kepada teman-temannya meski baru saja mengalami kecelakaan.
Beberapa komentar yang muncul di media sosial antara lain:
“Jek ketindean tapi jek mikiri tanggung jawab e”
“Munggah sik lagi telpon kancane kang”
“Rispek mas, ra mikir kondisine pye sk penting ngabari cah-cah”
“Ya Allah kasiah, masnya kuat bgt ya gak nangis padahal abis jatuh, malah masih ngabarin, cowok klo jatuh gapernah nangis ya????”
TribunMataraman.com masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kronologi lengkap maupun kondisi korban pascakecelakaan.
(Dewi Larasati/Tribunmataraman.com)