Lahan Kosong Dekat Lapangan Bola Mamuju Tengah Terbakar, Warga dan Damkar Berjibaku 1,5 Jam
Abd Rahman August 11, 2026 10:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU TENGAH- Lahan kosong di sekitar lapangan sepak bola Dusun Tomemba Utara, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, terbakar pada Senin (10/8/2026).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Api pertama kali diketahui warga setelah melihat kepulan asap tebal dari arah belakang rumah.

Bhabinkamtibmas Desa Tasokko, Aipda Warju, mengatakan warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.

Baca juga: Kemarau Bikin Hasil Tangkapan Nelayan Menurun, Harga Ikan di TPI Kasiwa Mamuju Naik

Baca juga: Biro Umum Komdigi Buka Lowongan Kerja untuk Lima Posisi, Ini Syarat dan Cara Daftar

"Setelah warga melihat kepulan asap, mereka langsung menghubungi petugas untuk meminta bantuan," kata Warju saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).

Petugas gabungan dari kepolisian dan pemadam kebakaran langsung menuju lokasi. Warga sekitar juga ikut membantu proses pemadaman di bawah koordinasi kepala dusun.

Sebagian warga memadamkan api secara manual dengan menyiram titik-titik yang masih terbakar di sela-sela rerumputan kering.

Setelah sekitar 1,5 jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 Wita.

Dari hasil pengecekan setelah pemadaman, tidak terlihat lagi asap maupun bara api. Kebakaran tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Lahan yang terbakar merupakan area kosong di sekitar lapangan sepak bola. Di lokasi terdapat rerumputan kering yang disebut merupakan bekas penyemprotan.

Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api.

Warju mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor jika melihat asap atau titik api agar petugas dapat melakukan penanganan lebih cepat.

"Kalau melihat asap atau titik api, segera laporkan kepada kepolisian, Damkar, atau aparat pemerintah setempat supaya bisa segera ditangani," ujarnya.(*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.