TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Musim kemarau mulai berdampak terhadap aktivitas nelayan dan harga ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kasiwa, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Pedagang ikan di TPI Kasiwa mengaku hasil tangkapan nelayan mengalami penurunan.
Kondisi tersebut membuat sejumlah jenis ikan lebih sulit diperoleh dan harga jualnya ikut mengalami kenaikan.
Baca juga: Biro Umum Komdigi Buka Lowongan Kerja untuk Lima Posisi, Ini Syarat dan Cara Daftar
Baca juga: DPRD Minta Perusahaan Bantu Warga Mateng Hadapi Kekeringan di Tengah Kemarau Panjang
Seorang pedagang ikan sekaligus nelayan di TPI Kasiwa, Adi, mengatakan nelayan tetap melaut meski kondisi cuaca panas, namun ikan tidak banyak ditemukan di perairan dangkal.
"Turun jaki, tapi tidak ada ikan di yang dangkal, karena panas," ujar Adi kepada Tribun-Sulbar.com saat ditemui selasa (11/8/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut berbeda ketika musim hujan. Saat musim hujan, pasokan ikan yang dibawa nelayan ke TPI Kasiwa cenderung lebih banyak sehingga harga relatif lebih terjangkau.
Dampak berkurangnya pasokan ikan juga mulai terasa pada harga jual di tingkat pedagang.
Untuk ikan tapassang, misalnya, harganya kini berada di kisaran Rp50 ribu, dari sebelumnya sekitar Rp30 ribu.
Sementara ikan lila naik dari sekitar Rp20 ribu menjadi Rp30 ribu. Adapun ikan merah yang sebelumnya dijual sekitar Rp35 ribu, kini mencapai Rp50 ribu.
Berdasarkan pantauan harga di TPI Kasiwa, sejumlah jenis ikan dijual dengan harga sebagai berikut:
Kenaikan harga tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi daya beli masyarakat, terutama bagi warga yang menjadikan ikan sebagai salah satu sumber protein utama sehari-hari.
Pedagang berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga hasil tangkapan nelayan kembali meningkat dan pasokan ikan di TPI Kasiwa kembali normal.
Dengan pasokan yang kembali melimpah, harga ikan di tingkat pedagang diharapkan dapat kembali stabil dan masyarakat tidak terlalu terbebani dengan kenaikan harga selama musim kemarau.(*)
Laporan wartawan tribun-sulbar.com Baiq Sukma Widiawati