TRIBUNKALTIM.CO - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan secara bersama-sama setelah muncul titik api di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Senin (10/8/2026).
Kebakaran yang terjadi di wilayah RT 09 tersebut diperkirakan menghanguskan lahan seluas sekitar 6 hektare.
Informasi mengenai titik api pertama kali diterima petugas sekitar pukul 12.30 Wita. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lokasi kebakaran berada di lahan milik almarhum Bapak Qolil.
Sebelum petugas tiba di lokasi, masyarakat sekitar telah berupaya melakukan pemadaman secara mandiri untuk mencegah api meluas.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bulungan, Widi Kustanto, mengatakan personel langsung dikerahkan setelah pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran tersebut.
Baca juga: Jelajah Rasa di Kota Minyak: 3 Rekomendasi Kuliner Wajib dan Tips Nyaman Menikmati Balikpapan
"Sebelum petugas tiba, warga sempat melakukan upaya pemadaman secara mandiri agar api tidak semakin meluas," kata Widi mengutip dari TribunKaltara.com, Selasa (11/8/2026).
Setelah menerima laporan, BPBD Bulungan bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mengantisipasi kemungkinan api merambat ke area lain.
Dalam penanganan karhutla tersebut, petugas memanfaatkan sumber air dari Embung Desa Tanjung Agung.
Sejumlah kendaraan pendukung juga diterjunkan ke lokasi. Armada yang digunakan terdiri dari dua unit mobil tangki air, satu unit kendaraan slip on, serta satu unit mobil pemadam kebakaran milik Polda Kaltara.
Penanganan tidak hanya melibatkan BPBD Bulungan. Personel Polda Kaltara serta pihak perusahaan PT PKN turut membantu proses pemadaman di lapangan.
Baca juga: 82 Siswa Jadi Angkatan Pertama SNT 3 IKN, Mulai MPLS dengan Robotika
Keterlibatan sejumlah unsur tersebut membuat penanganan kebakaran dilakukan secara terpadu.
Api Padam, Petugas Tetap Pantau Lokasi
Widi mengatakan api telah berhasil dipadamkan. Namun, kondisi di lokasi masih menjadi perhatian petugas karena diperlukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali muncul.
Petugas juga terus melakukan proses pendinginan pada area yang sebelumnya terbakar.
"Tim terus melakukan pendinginan dan pemantauan agar api tidak kembali membesar," ujarnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali membesar dan meluas ke area lainnya.
Warga Diminta Tak Bakar Lahan
Di tengah kondisi cuaca yang kering dan panas, BPBD Bulungan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
Baca juga: Dituding Langgar Larangan, 5 Poin Klarifikasi Jessica Mila soal Trip ke Pulau Padar yang Viral
Widi mengatakan informasi dari BMKG juga menunjukkan kondisi cuaca di Kaltara saat ini cenderung kering. Selain itu, sejumlah titik hotspot telah terdeteksi di beberapa wilayah.
"Kita imbau juga kepada masyarakat seperti BMKG juga sudah menginformasikan bahwa saat ini cuaca di Kaltara sedang kering (panas), bahkan titik hotspot juga terdeteksi di beberapa wilayah," ungkapnya.
Karena itu, masyarakat yang melakukan aktivitas pembukaan lahan maupun penebangan diminta tidak menggunakan metode pembakaran.
"Jadi ketika ada aktivitas pembukaan lahan dan penebangan dimohon agar tidak ada pembakaran hutan dan lahan kembali," tambahnya.
Widi juga meminta masyarakat berperan aktif dalam mencegah karhutla. Apabila menemukan titik api maupun kepulan asap di wilayahnya, warga diharapkan segera melaporkannya kepada petugas.
Baca juga: Tak Hanya Warga Binaan, Keluarga Pengunjung Rutan Balikpapan Dapat Cek Kesehatan Gratis
Pelaporan lebih awal dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sebelum api meluas.
"Kita sama-sama menjaga agar Bulungan tetap dalam kondisi aman dan nyaman," tandasnya. (*)