BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kebakaran lahan dan hutan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Karhutla berkobar di Jalan Pandarapan Kelurahan Guntungmanggis, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru pada Selasa (11/8/2026) siang.
Api sempat berkobar di lahan yang berdekatan dengan Kampus 2 Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari di Banjarbaru khususnya gedung serbanguna yang berada di paling depan kampus.
Petugas dan relawan gabungan kemudian tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman, sehingga api tidak sampai merembet ke bangunan apapun.
Baca juga: Karhutla Mengganas di Selatan Banjarbaru, 119 Kali Kejadian Hanguskan 664 Hektare Lahan
Pantauan Bpost, api tidak hanya di satu titik, akan tetapi menyebar di beberapa titik lain di kawasan UIN.
Lahan yang terbakar ditumbuhi semak belukar dan sebagian pohon galam serta jenis tumbuhan lain.
Hingga pukul 15.30 Wita, petugas gabungan masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman di titik-titik karhutla dan mencegah api membesar.
Salah seorang petugas, Ipda M Luthfi, mengatakan pemadaman karhutla di kawasan UIN tidak mengalami kendala berarati.
Hal itu dikarenakan tersedianya sumber air dari haydrant yang ada di kawasan kampus.
“Alhamdulillah tidak ada kendala karena di sini ada tutup air ya, tersedia dari hidran, kita ambil dari hidran juga,” katanya.
Baca juga: Penyebab Karhutla di Perbatasan HSU dan Balangan, Ada Indikasi Disengaja untuk Pembukaan Lahan
Pudal dari Satgas Kalhutra Satbrimob Polda Kalsel ini juga memastikan bahwa karhutla yang membakar lahan dan tidak sampai merembet ke bangunan kampus.
“Hanya lahan saja, lahan-lahan ya yang terbakar, tidak ada bangunan,” tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa kawasan Kampus 2 UIN ini rawan terhadap karhutla saat memasuki musim kemarau. (Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)