Jakarta Pusat 'Bersih-bersih' Pohon Rawan Tumbang, 6.485 Pohon Dipangkas dalam 7 Bulan
Wahyu Septiana August 11, 2026 04:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Pusat memangkas sebanyak 6.485 pohon rawan tumbang selama Januari hingga pekan pertama Agustus 2026.

Ribuan pohon tersebut tersebar di delapan kecamatan dan ditangani sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pohon tumbang saat hujan deras yang disertai angin kencang.

Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Pusat, Mila Ananda mengatakan, pemangkasan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan petugas di lapangan serta laporan yang disampaikan masyarakat.

Ribuan Pohon Masuk Penanganan

Mila merinci, ribuan pohon tersebut mendapatkan penanganan dengan tingkat pemangkasan berbeda.

Sebanyak 915 pohon masuk kategori pemangkasan ringan. Kemudian, 3.873 pohon dipangkas dengan tingkat sedang.

Sementara itu, 1.440 pohon lainnya membutuhkan pemangkasan berat.

Adapun 257 pohon terpaksa ditebang karena dinilai membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Upaya tersebut dilakukan oleh pasukan hijau Sudin Tamhut Jakarta Pusat yang tersebar di delapan wilayah kecamatan.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kehutanan Jakarta Pusat, Mila Ananda, saat diwawancarai Wartawan, di area kantor Walikota Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019).
Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kehutanan Jakarta Pusat, Mila Ananda, saat diwawancarai Wartawan, di area kantor Walikota Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Selain melakukan pencegahan, petugas juga menangani pohon yang sudah mengalami kerusakan maupun tumbang.

Mila mencatat terdapat 68 pohon sempal yang ditangani selama periode tersebut.

Sementara itu, sebanyak 63 pohon juga tercatat tumbang.

"Kami juga menangani 68 pohon sempal dan 63 tumbang, selama Januari hingga pekan pertama Agustus 2026," ungkap Mila, dikutip TribunJakarta dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Selasa (11/6/2026).

Menurut Mila, pemangkasan menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk mengurangi risiko pohon tumbang ketika kondisi cuaca memburuk.

Terlebih, hujan lebat yang disertai angin kencang berpotensi membuat pohon atau bagian pohon yang rapuh patah dan jatuh ke area publik.

Antisipasi Cuaca Ekstrem

Pemangkasan pohon dilakukan tidak hanya untuk menjaga kondisi pepohonan, tetapi juga mengantisipasi risiko yang dapat membahayakan masyarakat.

Penanganan tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi pohon maupun dahan jatuh ke jalan, trotoar, serta area yang banyak dilalui warga.

Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang
Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra )

"Sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Jakarta Pusat," pungkasnya.

Berita Lainnya

Baca juga: KRONOLOGI Versi MC Hafalan Al-Quran di Booth Miras Festival Ancol: Mic Direbut hingga Buat Sayembara

Baca juga: SOSOK Siswi yang Tewas Tertabrak KRL Jurangmangu, Guru Ungkap Momen yang Tak Terlupakan

Baca juga: Edukasi Pilah Sampah di Jakarta Perlu Diperkuat, Anggota DPRD: Masih Banyak Warga Kebingungan 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.