Diduga Mengantuk, Truk Canter Terjun ke Jurang 30 M di Jalan Sungai Penuh-Tapan, 2 Orang Luka
Suci Rahayu PK August 11, 2026 04:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Sungai Penuh-Tapan Km 14, Kota Sungai Penuh, Jambi, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Sebuah truk jenis Mitsubishi Canter warna kuning dengan nomor polisi BD 8809 NK terlibat kecelakaan tunggal setelah diduga hilang kendali dan terjun ke dalam jurang sedalam sekitar 30 meter.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka. Keduanya kemudian dibawa ke RSUD Mayjen HA Thalib Sungai Penuh untuk mendapatkan perawatan medis.

Kedua korban masing-masing yakni pengemudi, Asep Firman Marlindo (24), warga Desa Bukit Harapan, Kecamatan Air Rami, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, serta penumpang Fika Tomi (39) yang juga beralamat di desa yang sama.

Kasat Lantas Polres Kerinci, Iptu Into Sujarwo dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tunggal ini.

Diungkapkannya, kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan Asep Firman Marlindo melaju dari arah Sungai Penuh menuju Tapan dengan kecepatan sedang.

Baca juga: Rumah Bidan Yulia di Batanghari Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Baca juga: Kasus Kuota Haji Rp622 Miliar: Eks Menag Yaqut Jalani Sidang Perdana, Pastikan Kooperatif

Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk sehingga kendaraan kehilangan kendali. Truk kemudian keluar dari badan jalan dan terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar 30 meter.

"Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mengalami patah tangan bagian kanan. Sementara penumpang mengalami patah kaki bagian kanan," ujar Kasat Lantas. 

Katanya, dari hasil pemeriksaan di lokasi, kondisi jalan merupakan jalan aspal dengan lebar sekitar enam meter dan berada di kawasan perkebunan. Lokasi juga berupa jalan tikungan dan tidak terdapat rambu lalu lintas.

Cuaca saat kejadian dilaporkan cerah. Sementara kendaraan dalam kondisi baik.

Polisi juga menemukan pengemudi truk tersebut tidak memiliki SIM B Umum.

Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp25 juta. Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Petugas Satlantas Polres Kerinci telah mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencari keterangan saksi, serta melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.

Polisi masih melakukan penanganan terhadap kecelakaan tunggal tersebut. (Tribunjambi.com/Herupitra) 

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Lepas 38 Kontingen Jamnas, Bupati Fadhil Arief Sebut Pramuka Wadah Pembentukan Karakter

Baca juga: Kasus Kuota Haji Rp622 Miliar: Eks Menag Yaqut Jalani Sidang Perdana, Pastikan Kooperatif

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.