Pensiunan ASN Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah, Adik Cium Bau Menyengat
Daniel Tri Hardanto August 11, 2026 04:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Seorang pensiunan aparatur sipil negara (ASN) berinisial KE (75) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Selasa (11/8/2026).

Baca juga: Hampir Sepekan, Identitas Jasad Pria Korban Kecelakaan di Kalianda Masih Misteri

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, BM (68), sekitar pukul 09.00 WIB.

Penemuan tersebut bermula saat BM datang ke rumah korban.

Setibanya di lokasi, ia mencium bau menyengat yang berasal dari dalam rumah.

Curiga dengan kondisi tersebut, saksi kemudian membuka pintu rumah dan mendapati korban telah meninggal dunia dalam posisi tertelungkup.

Kondisi jasad korban juga telah mengalami pembengkakan dan pembusukan.

Informasi penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Petugas Polresta Bandar Lampung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan, dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan yang terlihat secara kasatmata.

"Ketika saksi membuka pintu rumah, korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi tertelungkup. Kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan," kata Agustina, Selasa (11/8/2026).

Selain itu, polisi juga tidak menemukan adanya kerusakan pada bagian pintu maupun jendela rumah korban.

"Untuk sementara tidak ditemukan indikasi adanya tindak pidana. Namun penyebab pasti kematian tetap menunggu pemeriksaan medis," ujar Agustina.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.

Polisi menduga korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang dideritanya.

Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan medis diterima.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Abdul Moeloek Lampung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Agustina menambahkan, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi serta mendokumentasikan kondisi rumah korban.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada fakta lain yang berkaitan dengan kematian korban.

"Jenazah sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut untuk memastikan penyebab kematian korban," katanya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus ) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.