Curhat Terakhir Siswi SMA Sebelum Tewas Tertabrak KRL Disorot, Almarhumah Berharap Tak Dilahirkan
khairunnisa August 11, 2026 05:04 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Curhatan terakhir siswi SMA yang meninggal dunia akibat tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan ( Tangsel) pada Senin (10/8/2026) tengah jadi sorotan.

Pasalnya, siswi SMA swasta kelas 10 itu diduga membuat unggahan bernada pilu dan putus asa.

Karena hal tersebut muncul isu bullying alias perundungan yang dialami siswi SMA itu.

Diwartakan sebelumnya, siswi berinisial AP tewas setelah tertabrak KRL yang melintas di Stasiun Jurangmangu di sore hari.

Video detik-detik AP tertemper KRL lalu tewas itu pun viral di media sosial.

Setelah kematiannya jadi sorotan, sosok AP ramai diperbincangkan.

Sebab muncul tangkapan layar dari akun media sosial TikTok yang konon milik AP.

Sebelum tewas, AP disinyalir sempat membuat postingan soal kereta api.

"Bout to attempt. Sorry if your train got delayed (Ingin mencoba. Maaf jika perjalanan kereta Anda tertunda)," tulis sebuah akun TikTok diduga milik AP.

Selain itu, semua postingan di akun tersebut pun ramai dikomentari netizen.

a postinganeera
SISWI SMA TEWAS: Curhat terakhir siswi SMA sebelum tewas tertabrak KRL jadi sorotan. Almarhumah sempat menuliskan caption soal tak berharap dilahirkan ke dunia.

Publik bertanya-tanya soal postingan diduga AP yang seolah menggambarkan kondisi putus asa dan sedih.

Terlebih di unggahan empat hari sebelum insiden tertabrak KRL.

Akun tersebut mengunggah soal kondisi sedih karena rencananya tak sesuai keinginan.

"Plan A: 
1. graduate shs (lulus SMA)
2. be a scriptwriter (jadi penulis)
3. move out of the house (keluar dari rumah)
4. get the help I need (dapat bantuan yang aku butuhkan)

Plan B: ......," isi postingan diduga akun almarhumah AP.

Tak cuma itu, postingan itu juga dilengkapi dengan caption mengejutkan soal kehidupan.

Sang pemilik akun mengaku sempat berharap tak pernah dilahirkan ke dunia ini.

"I wish id never been born lolololol (Aku berharap tak pernah dilahirkan)," tulis akun tersebut.

Baca juga: Postingan Terakhir Pelajar SMA Sebelum Tewas Tertemper KRL di Tangsel, Sudah Direncanakan ?

Isu bullying

Kendati demikian, kematian AP masih diselimuti misteri.

Terlebih terkait dengan penyebab AP tertabrak KRL lalu meninggal dunia secara tragis.

AP dikenal sebagai siswi baru yang baru saja selesai menjalani masa orientasi di SMA.

Atas kematian AP, muncul isu soal adanya perundungan yang dialaminya.

Terkait dengan isu tersebut, pihak sekolah AP membantahnya.

"Insyaallah saya pastikan tidak pernah ada (masalah), mau itu bullying, mau itu tugas-tugas dan lainnya. Karena baru kelas X juga, anak-anak masih diberikan kenyamanan untuk beradaptasi di lingkungan sekolah," kata pengurus sekolah berinisial I, dilansir dari Kompas.com, Selasa (11/8/2026).

Lebih lanjut, I mengurai sosok AP semasa di sekolah.

Almarhumah dikenal sebagai anak yang mudah beradaptasi dan memiliki etika bagus.

"Almarhumah itu pribadi yang hangat, beretika baik, dan mudah beradaptasi," pungkas I.

Fakta soal pribadi almarhumah yang baik itu juga dibenarkan oleh sang kerabat.

Kata keluarga, AP adalah anak yang sangat diperhatikan kedua orangtuanya sejak kecil.

"(Almarhumah AP) Bener-bener disayang mati anak ini. Sayang dan sangat diperhatikan," imbuh kerabat korban di rumah duka.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.