BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Bangka Belitung melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di lingkungan Polresta Pangkalpinang, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekaligus mengantisipasi penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.
Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko mengatakan fogging dilakukan untuk membantu mengendalikan populasi nyamuk, khususnya Aedes aegypti yang dikenal sebagai salah satu vektor penular Demam Berdarah Dengue (DBD).
"Foging ini dilakukan karena nyamuk, merupakan salah satu vektor penular penyakit Demam Berdarah Dengue. Pengasapan dilakukan pada sejumlah area di lingkungan Polresta Pangkalpinang, dan sekitar lingkungan masyarakat yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk," ujar Kombes Pol Indra Wijatmiko, Selasa (11/8/2026).
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Biddokes Polda Bangka Belitung, terhadap kesehatan personel Polri serta terciptanya lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan aman dari risiko penularan penyakit.
"Dengan fogging tentunya dapat menurunkan, jumlah populasi nyamuk Aedes aegypti yang sedang terbang atau aktif menularkan virus," ucapnya.
Selain pelaksanaan fogging, seluruh personel diimbau untuk tetap menerapkan pemberantasan sarang nyamuk dengan menjaga kebersihan lingkungan, menguras dan membersihkan tempat penampungan air secara berkala.
"Kita juga harap menutup tempat-tempat yang dapat menampung air, serta menghindari adanya genangan air yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk," bebernya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan fogging dan didukung dengan perilaku hidup bersih serta upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara berkelanjutan, dapat mendorong seluruh pihak agar aktif menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri.
"Tentunya kita harapkan apa yang kita lakukan dapat membantu menekan populasi nyamuk, serta menciptakan lingkungan Polresta Pangkalpinang yang lebih sehat bagi seluruh personel," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)