TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Organisasi Tani Merdeka Indonesia memperluas jaringannya di Kabupaten Sikka dengan melantik koordinator kecamatan (korcam) dan koordinator desa (kordes), Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula LK3I Maumere, Jalan Soekarno-Hatta, itu ditandai dengan pengibaran bendera Tani Merdeka Indonesia oleh Ketua Tani Merdeka Kabupaten Sikka, Paulus Yoakim. Pelantikan ini menjadi langkah penguatan organisasi dalam mendampingi petani dan mendukung program pembangunan sektor pertanian.
Pelantikan dihadiri Wakil Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia Wilfridus Yons Ebit, Ketua Tani Merdeka Kabupaten Sikka Paulus Yoakim, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Pance Karwayu, serta para pengurus dari tingkat kecamatan dan desa.
Para pengurus yang dilantik mengenakan seragam Tani Merdeka yang dipadukan dengan tenun ikat khas daerah.
Dalam prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Wilfridus Yons Ebit, para pengurus menyatakan kesiapan untuk mendukung dan mengawal berbagai program pemerintah di sektor pertanian hingga ke tingkat desa.
Baca juga: Krisis Air Bersih, Warga Wairbura Sikka Terpaksa Konsumsi Air Kapur Bercampur Abu Vulkanik
Usai kegiatan, Yons Ebit menjelaskan Tani Merdeka Indonesia berfokus pada penguatan kelompok tani melalui pendampingan, konsolidasi petani, distribusi pupuk, hingga dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan).
"Tani Merdeka adalah mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan sektor pertanian," ujarnya.
Menurut Yons Ebit, salah satu tantangan pertanian di Nusa Tenggara Timur adalah ketersediaan air untuk mendukung produktivitas lahan. Ia menilai sejumlah wilayah telah memiliki bendungan, namun belum didukung jaringan irigasi yang memadai.
"Yang dibutuhkan sekarang adalah saluran irigasinya," katanya.
Baca juga: Panen Bersama Petani Milenial di Paga, Istri Bupati PKK Sikka Dorong Ketahanan Pangan dari Desa
Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Pance Karwayu, mengajak seluruh kelompok tani untuk berperan aktif mendukung program swasembada pangan secara berkelanjutan.
"Ini tugas kita bersama," kata Pance.
Ia menegaskan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka terbuka untuk berdiskusi mengenai berbagai kebutuhan petani dan kelompok tani di daerah tersebut.
Menurut dia, kelompok tani yang diharapkan dapat mengakses berbagai program pemerintah adalah kelompok yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) Kementerian Pertanian.